Aspek Legal

Ini Besaran Denda Bagi Pelaku Monopoli Usaha

oleh Wiko Rahardjo
Rancangan perubahan UU Nomor 5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat sedang dalam pembahasan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sanksinya kan lebih tinggi dan tegas.

Menurut  Ketua Komisioner KPPU Syarkawi Rauf , setidaknya ada lima klausul utama yang sudah disepakati di rapat Panja RUU Persaingan Usaha.

Pertama, sanksi berupa denda bagi pelaku usaha yang telah terbukti melakukan tindak Monopoli atau Kartel berupa akan ditingkatkan sebesar 5%-30% dari hasil penjualan. Sebelumnya, dalam UU Nomor 5/1999 tercantum denda maksimal Rp 25 miliar. Dengan perubahan ini, perusahaan yang memiliki penghasilan Rp400 miliar, jika terbukti melakukan monopoli akan mendapat denda maksimal 30% atau sekitar Rp120 miliar.

Kedua, dalam RUU perubahan juga memuat klausul penguatan kelembagaan KPPU yang akan ditetapkan sebagai lembaga negara. Status ini diharapkan bisa memberi keleluasaan bekerja para pegawai KPPU dan memperkuat instansinya. Menurut Syarkawi, nantinya KPPU memiliki hak penggeledahan.

Ketiga, menurut Syarkawi, memasuki era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN, tindak kartel atau pelaku monopoli usaha bisa terjadi dimana saja tidak terbatas pada wilayah NKRI, bahkan bisa terjadi di luar negeri dan berpotensi merugikan ekonomi Indonesia. Karena itu peran KPPU akan lebih diperluas.

Keempat,  rencana merger dan akuisisi harus dilaporkan ke KPPU sebelum dilakukan. “Perusahaan tak boleh melakukan merger sebelum lapor ke KPPU untuk antisipasi dominasi di pasar yang bisa menyebabkan praktek Monopoli,” kata Syarkawi.

Kelima, KPPU akan memberi perhatian lebih kepada whistler blower atau orang yang pertama kali mengungkapkan soal perkara persaingan usaha, praktik monopoli dan kartel. Yaitu berupa keringanan hukuman.
Menurut Syarkawi, hasil rapat Panja ini akan segera dibahas di DPR dan diharapkan tahun ini bisa segera diselesaikan.
Wiko Rahardjo
 
 

 

Wiko Rahardjo
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article