Ilmu Bisnis UKM

Agar Keuangan Bisnis Anda Tidak Kolaps, Cek Parameter Ini!

oleh Yoseptin Pratiwi

Foto: Pixabay

Menurut Weddy Irsan, SVP, Head of SME New Business Commonwealth Bank, pentingnya seorang pengusaha memiliki laporan neraca keuangan adalah agar tahu posisi keuangan kita sehat atau tidak. “Misalnya ketika kas sedikit dan berat dihutang, maka kita akan  tahu apa yang perlu dilakukan segera,” ujarnya dalam acara workshop Wise Women Entrepreneur Masterclass di Surabaya beberapa waktu lalu.
 
Berikut ini adalah tip Weddy agar keuangan bisnis Anda tidak sakit:
 
1/ Rekening harus dipisah.
Menggabung rekening usaha dengan rekening pribadi hanya akan membuat bingung posisi keuangan usaha kita. “Karena itu, sejak awal membuka bisnis, buatlah rekening tersendiri,” kata Weddy.
 
2/ Dana darurat sebesar 6-12 kali income bulanan.
Kadang kita lupa, dalam menjalankan bisnis kita perlu dana darurat untuk jaga-jaga bila ada sesuatu yang terjadi. “Setiap bulan, usahakan menyisihkan uang sebagai dana darurat. Sebaiknya, harta yang digunakan untuk dana darurat adalah harta yang mudah diuangkan. Deposito adalah pilihan yang paling bagus,’ kata Weddy.
    
Dana darurat ini untuk berjaga-jaga bila ada musibah bisnis kita tidak kolaps. Misalnya, terjadi kebakaran atau bencana alam. “Memang bangunan mungkin bisa ditanggung asuransi, tapi tidak untuk bisnisnya sehingga ketika mendapat musibah seperti ini banyak bisnis yang kolaps,” kata Weddy.
 
3/ Hutang.
Total hutang maksimum 30 persen dari aset.
 
4/  Tabungan.
Dari keuntungan, kita harus bisa menyisihkan sekitar 20% pendapatan untuk tabungan. Tentu besaran angka ini tidak bisa jadi patokan. Tabungan bisa dipakai ketika kita mau investasi ke bisnis kita. “Tapi tabungan ini jangan dikonsumsi ya,” kata Weddy. (f)

Baca Juga:
Giliran Medan, Workshop WISE WOMEN MASTERCLASS Hadir Sabtu, 28 April 2018
Cek Skor Kredit Anda!
 

 

Yoseptin Pratiwi
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article