Inovasi Produk

5 Media Tanam Kekinian Selain Kokedama, Inspirasi Pebisnis Tanaman Hias Online

oleh Faunda Liswijayanti

Dok. Pexels

Bercocok tanam kian digemari oleh banyak orang dan caranya pun kian beragam. Tanah bukan lagi satu-satunya media untuk bercocok tanam, kini pilihannya kian beragam. Para penjual tanaman hias, khususnya tanaman hidroponik misalnya mengganti tanah dengan larutan air yang mengandung nutrisi. Yang paling kekinian adalah teknik menanam kokedama. Teknik bercocok tanam asal Jepang ini menggunakan lumut sebagai media tanamnya. Bentuknya yang unik membuat kokedama menarik perhatian pecinta tanaman hias. Selain kokedama, femina pilihkan lima media taman lainnya yang mudah dipakai dan membuat tanaman hias tetap cantik di dalam ruangan:
 
1/ Expanded Clay
Salah satu media tanam hidroponik ini terbuat dari tanah liat yang sudah melalui proses pemanasan dengan suhu mencapai lebih dari 1000 derajat C. Petani hidroponik di Jerman sangat menggemari media tanam ini karena praktis dan mudah digunakan. Selain itu, bentuknya yang berupa bulatan-bulatan lempung berukuran kecil seperti kelereng terlihat cantik saat diletakkan di dalam pot bening. Kelebihan, explanded clay dapat menyimpan kandungan air bersih dengan baik, pH netral, dan stabil.
 
2/ Rockwool
Kelebihannya terutama terletak pada perbandingan komposisi air dan udara yang mampu disimpan oleh media tanam yang terbuat dari kombinasi batuan basalt, batu bara, dan batu kapur yang dipanaskan pada suhu 1.600 derajat C hingga meleleh. Selain itu, rockwool yang berbentu seperti serat-serat ini juga ramah lingkungan. Meski begitu, karena kandung pH yang cenderung tinggi, beberapa jenis tanaman memerlukan perlakuan khusus sebelum menggunakan media tanam ini.
 
3/ Cocopeat
Sabuk serbuk kelapa ini berwarna cokelat dan cukup padat untuk digunakan sebagai media tanam. Cocopeat diklaim mempunyai daya tampung air yang tinggi, mampu menyimpan air hingga 73% atau 6 – 9 kali lipat dari volumenya. Dengan media tanam ini, bercocok tanam jadi lebih hemat air dan penyiraman yang dilakukan lebih jarang.
 
4/ Perlit
Di bandingkan media tanam hidroponik lainnya, perlit yang berupa mineral dengan bobot ringan, memiliki daya serap air yang tidak terlalu banyak. Perlit berasal dari batu silika yang dipanaskan pada suhu tinggi sehingga mencair dan diubah ke dalam ukuran kecil. Kelebihannya antara lain mampu menyimpan nutrisi atau unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah tinggi. Penggunaan perlit sebaiknya dikombinasikan dengan bahan tanam organik agar tanaman dapat menyerap unsur-unsur hara secara lebih optimal.
 
5/ Hidrogel
Bentuknya yang mirip kelereng dan warna warni emamng menarik mata. Media tanam satu ini merupakan media tanam hidroponik un organic. Hidrogel terbuat dari kristal polimer dengan kemampuan serap yang air cukup baik. Kelebihan lain dari kristal polimer berwarna-warni ini yakni mampu menyerap nutrisi dalam volume yang banyak sekaligus melepaskan kandungan nutrisi dan air sesuai dengan kebutuhan tanaman. (f)

Baca Juga:
Plantis et Java : “Inovasi Pot Terakota Untuk Bisnis Tanaman Hias”
Raup Untung Jutaan Rupiah Lewat Tanaman Hias

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article