Inovasi Produk

5 Cara Tepat Menyimpan Daging Sapi

oleh Trifitria S. Nuragustina

Foto: Unsplash

Ketika mengeluarkan daging sapi dari freezer, apakah Anda membekukan ulang bagian yang tidak terpakai? Apakah Anda mengetahui bahwa hal ini bisa mempengaruhi umur simpan daging dan bahkan menimbulkan risiko kontaminasi? Perhatikan lima kiat penyimpanan daging sapi agar kondisinya lebih optimal saat akan dikonsumsi. 

1/ 
Setelah dibeli dan tidak langsung dimasak, segera bekukan daging sapi di freezer (bersuhu minus 1-5 ° C).

2/ 
Jangan taruh daging saling bersentuhan. Saling alasi tiap lembarannya dengan sesuatu yang tidak lengket agar daging mudah diambil sesuai porsi yang Anda butuhkan. Gunakan misalnya lembaran plastik, daun pisang, atau kertas roti. 

3/ 
Daging sapi tidak direkomendasikan untuk dicuci. Bila kotor, cukup potong bagian yang kotor tersebut.

4/ 
Tidak dianjurkan untuk langsung memasak daging dalam kondisi beku. Sehari sebelumnya, taruh di bagian chiller untuk proses thawing. Setelah lunak, daging siap digunakan.

5/ 
Daging segar dapat disimpan di kulkas, di bagian chiller maksimal 3 hari. Di kulkas, bagian freezer, daging sapi dapat bertahan hingga 1 tahun. 

Menilik isi dari katalog True Aussie Beef, kandungan zat besi paling tinggi berada pada daging merah. Pada tiap 100 gram daging merah, terdapat zat besi 3 kali lebih banyak daripada daging ayam dan bahkan 9 kali lebih banyak daripada daging ikan.
 
Terutama pada anak, zat besi mempengaruhi perkembangan otak, pertumbuhan fisik, dan kekebalan tubuh (imun). Disarikan dari katalog yang sama, anjuran santap daging sapi untuk anak adalah 3 – 4 kali seminggu, dengan porsi 100 gram setiap kalinya. (f)

Baca Juga:

Untuk Mencegah Penyakit, Ini Cara Pengemasan Daging Kurban Yang Baik
Benarkah Daging Ayam Mengandung Hormon?
Cara Mengempukkan Daging Ala Restoran Chinese Food

 

 

Trifitria S. Nuragustina
-
Share This :

Trending

Related Article