Inovasi Produk

Gara Gara Presiden Joko Widodo, 5 Produk UKM Ini Jadi Tren

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: @saintbarkley Instagram

Kemana pun Presiden Joko Widodo melakukan blusukan, ada saja cerita menarik yang tersisa. Mulai dari gaya berpakaiannya, hingga kegemaran Presiden belanja produk-produk lokal kreasi anak muda. Seperti baru-baru ini, jacket jeans yang Presiden kenakan saat berkunjungan ke Sukabumi dengan berkendara motor chopper, membuat netizen salah fokus. Mereka pun ramai membicarakan desain jacket dengan tulisan Indonesia di bagian belakang, dan aksen batik bergambar pulau-pulau Indonesia di bagian bahu.
 
Gara-gara Presiden pula, akhirnya banyak UKM yang produknya ia kenakan, menuai promosi gratis dan akhirnya jadi tren di kalangan anak muda. Tuku misalnya, kedai kopi ini makin diburu konsumen setelah dikunjungi Presiden, terlihat dari antrian panjang ojek online untuk mengambil pesanan para pembeli.
 
Memperkenalkan produk Indonesia dalam berbagai kesempatan adalah cara Presiden untuk meningkatkan kecintaan masyarakat Indonesia pada produk lokal. Sedangkan bagi pebisnis, tentu saja ini ajang promosi gratis. Berikut lima UKM yang menuai trending gara-gara Presiden penelusuran wanitawirausaha.com.
 
1/ Saint Barkley
Masih ingat dengan sepatu seharga Rp380.000 yang dibeli Presiden saat mengunjungi pameran sepatu Jakarta Sneaker Day di The Hall, Senayan City, Jakarta, Maret lalu?  Sneaker yang dibeli Presiden itu adalah salah satu model sepatu dari label Saint Barkley, yang diberi nama Coatbridge Dark Green. Bak mendapat promosi gratis, usai dibeli Presiden, Saint Barkley langsung menjadi bahan perbincangan di media sosial.
 
Padahal menurut Ami Muhammad, salah satu pemilik Saint Barkley, kepada Kompas.com, ketika diajak ikut menjadi salah satu tenant di Jakarta Sneaker Day, sebenarnya mereka sedang masuk masa produksi. Tak memiliki stok, mereka hanya membawa lima sepatu untuk display dan kartu nama untuk dibagi-bagi. Targetnya saat itu adalah memperkenalkan merek Saint Barkley kepada pengunjung. Padahal, sebagai satu-satunya produk Indonesia di pameran tersebut, Saint Barkley harus bersaing dengan produk papa atas dari sport brand terkenal. Siapa sangka, kehadiran Presiden Joko Widodo digelaran tersebut mewujudkan mimpi Saint Barkley untuk dikenal luas.
2/ Never too Lavish
Tampilan nyentrik Presiden saat touring dengan chopper ke Pelabuhanratu dengan mengenakan jaket denim biru cerah menuai reaksi beragam dari warga net. Tak sedikit yang memuji gaya ‘ala Dilan’ Presiden dan bertanya-tanya tentang jaket jeans yang ia kenakan. Desainnya unik, di bagian belakang jaket terdapat warna aplikasi bendera Indonesia, merah-putih dengan tulisan ‘Indonesia’ berukuran besar dengan detail motif batik aneka warna dan ragam budaya Indonesia. 
 
Adalah Never too Lavish yang bergerak dalam bisnis customizer desain barang fashion branded yang membuat jaket tersebut. Desain gambar peta Indonesia dilukis oleh seniman grafiti Bernhard Suryaningrat, yang juga pemilik Never too Lavish. Jaket ini memang khusus didesain untuk Presiden. Menurut Bernhard harga jaket tersebut mencapai Rp4 juta. Setelah dikenakan presiden, akun instagram @nevertoolavish menuai banyak komentar netizen yang ingin memesan jaket serupa.
 
Tidak hanya jaket, Never Too Lavish, yang baru berusia satu tahun ini juga bisa custome desain produk fashion lain seperti tas, sepatu, dan dompet dengan kisaran harga dari Rp3 juta hingga Rp5 jutaan.


Dok:@tokokopituku Instagram
 
3/  Kafe Tuku
Saat Presiden Joko Widodo mampir memesan kopi susu hangat di Toko Kopi Tuku di bilangan Cipete, Jakarta Selatan, twitter mencatat ada 3.792 cuitan membicarakan ‘Tuku’. Akun Instagram @tokokopituku pun ketambahan sekitar 10.000 pengikut. Padahal, bisnis milik Andanu Prasetyo ini awalnya hanya melayani kebutuhan minum kopi para tetangga (pelanggan yang bermukim sekitar kedai).
 
Dengan daya tampung kedai yang minimal cuma 30 orang, Prasetyo lebih memprioritaskan konsumsi untuk ruang lingkup sangat lokal. Tapi siapa sangka, dengan kehadiran Presiden, sosok dengan jangkauan media yang luas, membuat bisnis Tuku berkembang. Meski tanpa WiFi dan sofa empuk, dua hal yang katanya dicari penikmat kopi masa kini, angka penjualan pelopor tren kopi susu take away ini bisa tembus 1.000 gelas per hari. Fantastis!
 

Dok: @jokowi Instagram
4/  Kafe Sejiwa
"Ini saya mencoba latte. Kopinya dari Gunung Puntang. Ini adalah kopi yang terbaik dan termahal di dunia. Gunung Puntang ada di Jawa Barat, Kabupaten Bandung. Kopi ini adalah yang terbaik dan termahal di dunia. Ini sangat enak sekali," ungkap Presiden sambil duduk di sebelah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung saat berkunjung ke Kafe Sejiwa, di Bandung, awal tahun ini, lewat vlog-nya.

Dalam vlog yang dibagikan melalui akun YouTube resminya ini, Presiden juga menyebutkan Kopi Sejiwa sebagai tempat ngopi anak muda dan interiornya sangat bagus. Ia juga mengarahkan kameranya ke arah barista berseragam putih-putih ala di lab, yang sedang meracik kopi. Setelah Kopi Tuku, vlog Presiden ini juga membuat Kopi Sejiwa jadi tujuan kuliner kekinian di kota Bandung.

 

Dok: @hunkydorybarber Instagram
5/  Hunky Dory
Awal tahun lalu Presiden dan anaknya Kaesang Pangarep juga mengangkat pamor pangkas rambut Hunky Dory, milik wirausaha muda di Bogor. Kehadiran Jokowi di tempat pangkas rambut di Jl. Salak, Bogor tersebut lantas dibuat Vlog oleh Kaesang dan hingga kini telah ditonton hingga 2 juta kali. 
 
Menurut Bagas Gumilang, pemilik Hunky Dory, setelah mendadak viral di media sosial, pengaruhnya sangat besar terhadap usahanya ini. Jumlah kunjungan ke pangkas rambut bergaya anak muda miliknya naik signifikan. Apalagi setelah Presiden kembali untuk mencukur rambutnya dua bulan kemudian. Hunky Dory pun dapat label barbershop langganan Presiden.
 
Dengan range harga dari Rp35 ribu hingga Rp300.000, barbershop yang buka sejak tahun 2014 ini menawarkan layanan premium dengan desain tempat bernuansa vintage. Keunggulan lainnya adalah alat-alat yang berkualitas, barber berpengalaman selama bertahun-tahun dalam melakukan potong rambut dan sudah bersertifikat, serta harga yang pas di kantong.(f)

Baca Juga:
Kabar Gembira, Kini UKM Bisa Memiliki Nama Website Sendiri dengan Harga Terjangkau
UMKM Naik Kelas Lewat Program #UpgradeUKM Dari Lazada
UKM Wanita Paling Banyak Menggunakan Media Sosial untuk Promosi Bisnis




 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article