Inovasi Produk

Keindahan Pemotretan Street Food Menurut Brian Sumito

oleh Trifitria S. Nuragustina

Foto: dok. Brian Sumito

Bagi Brian Sumito, destinasi jalan-jalannya ditentukan oleh makanan enak yang dimiliki tempat tersebut. Dari Benua Asia hingga Benua Afrika, fotografer makanan ini menemukan keindahan makanan rakyat. Lebih dari sekadar pengenyang perut, bagi fotografer yang sedang menggarap buku travel ini, makanan setempat menggambarkan budaya.
 
Di kelas Food Writing and Food Photography di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta, Brian bercerita bahwa menikmati street food adalah jurus rahasianya dalam mendekati masyarakat lokal dan memulai obrolan. “Memotret kehidupan yang ada di sekitar makanan itu adalah sesuatu yang mengasyikkan,” ujarnya, di tengah masterclass yang menggandeng Femina sebagai media partner, tersebut.

Akan lebih baik lagi bila fotografer makanan mengetahui gambaran proses memasak. Berbeda dengan pemotretan yang direncanakan melalui storyboard, aktivitas street food berjalan natural. Fotografer yang paham masakan tahu persis kapan harus memotret momen terpenting dalam proses persiapan makanan. “Jika ada yang kelewatan atau kurang puas, ya mau enggak mau harus beli makanannya lagi,” ujarnya. 

Fotografer harus punya ciri khas. Brian misalnya, punya ciri khas hasil akhir foto yang berkesan rustic dan tidak bergaya terlalu clean. Lagi-lagi, ini cocok dengan minatnya membidik suasana makanan dari belakang layar. (f)

Baca Juga:
Foto-foto Serunya Masterclass Finansial dan Food Photography di Medan!
5 Foto Gratis untuk Promosi Bisnis Anda
 

 

 

Trifitria S. Nuragustina
-
Share This :

Trending

Related Article