Inovasi Produk

Mengenal Jenis Masakan Kari Di Dunia

oleh Ayu Nainggolan

Kari India, Foto: Pexels

Jika berbicara mengenai hidangan kari, pasti pikiran Anda langsung tertuju pada India. Kari juga tersebar di negara-negara kolonial Inggris, tidak heran kita juga bisa mendapati hidangan dengan sentuhan kari di seluruh penjuru dunia. Bahkan, warga Jepang merayakan Hari Kari setiap tanggal 22 Januari. 

Mari kenali lebih banyak jenis-jenis kari yang ada di dunia.

1/ Kari India

Kari dimasak menggunakan air, hanya terkadang menggunakan santan atau susu. Di daerah pesisir India, santan kerap digunakan untuk memasak kari. Di India, sajian kari biasanya dibuat kental dengan menambahkan tepung lentil. Biasa dimakan bersama nasi atau berbagi jenis roti. Isi kari India bisa beragam, dari sayur-sayuran, lentil, atau daging.

Isian kari pun bervariasi sesuai daerah di India. Di Bengal Selatan yang lebih dekat dengan pesisir misalnya, banyak menggunakan seafood dan ikan. Gujarat yang banyak menyajikan berbagai macam kari vegetarian, seperti negara bagian Maharashtra yang memiliki level tidak pedas hingga sangat pedas.

Banyak yang beranggapan bahwa kari pastilah pedas. Padahal, kari India asli tidak menggunakan cabai karena si pedas ini tidak berasal dari India. Rasa pedas ditambahkan  ke dalam kari saat Christopher Columbus membawa benih cabai dari Amerika untuk diperdagangkan di India.

Sejak saat itulah, cabai menjadi bagian dari kuliner India, termasuk dalam sajian berbumbu kari.

2/  Kari Indonesia
Di Indonesia, kari identik dengan makanan Sumatra terutama Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Yang paling dikenal, tentu olahan gulai dan opor.

Masyarakatnya pun gemar membuat bumbu kari dari rempah-rempah segar, yang terkadang dimodifikasi dengan tambahan daun jeruk, daun salam, lengkuas, kemiri, dan berbagai asam (asam jawa, asam kandis, asam gelugur). 
 

Kari Jepang, Foto: Pixabay
 
3/ Kari Jepang
Masyarakat Jepang terbiasa menggunakan bumbu kari instan sebagai bahan dasar pembuatan kari.

Berbeda dengan kari di negara lain, kari Jepang yang juga dikenal sebagai kare ini tidak menggunakan santan sebagai campurannya.  Kare menggunakan kaldu daging yang dikentalkan dengan roux (campuran tepung terigu dan lemak).

Dibandingkan rasa kari di India atau negara Asia lain, kare mengandung sedikit rempah sehingga rasanya pun ringan. Beberapa resep bahkan menambahkan madu, parutan apel hingga dark cooking chocolate. Unik!
 

Kari Malaysia, Foto: Pixabay
 
4/ Kari Malaysia
Sedikit berbeda dengan di Indonesia, masyarakat Malaysia biasa menggunakan bubuk kari dengan tambahan belacan pada campuran bumbunya.

Ada juga sajian  kari dengan tambahan bahan menarik seperti Cape Malay Curry, yang menggunakan buah aprikot kering.

5/ Kari Filipina
Yang membuat kari Filipina berbeda adalah penambahan patis (kecap ikan khas Filipina) dalam bumbunya.

Di bagian utara, masyarakat Filipina cenderung terpengaruh oleh budaya Barat. Itu sebabnya, daging ayam dan babi yang dimasak dengan santan, cabai, dan bubuk kari kerap terlihat. Isi lainnya adalah paprika, wortel, dan kentang.

Sedangkan di bagian selatan Pulau Mindanao dan selatan Filipina lainnya, ada lebih banyak jenis kari. Karena hanya sedikit kena pengaruh kolonial bangsa Eropa, rupa dan rasanya masih mirip dengan kari Malaysia dan Indonesia. Di sini pula, olahan karinya banyak menggunakan daging sapi, ayam, dan kambing, karena banyak dijumpai penganut agama Islam.
 

Kari Thailand, Foto: Pixabay
6/ Kari Thailand
Di Thailand orang mengenal kari dengan sebutan kaeng. Uniknya, terdapat kari berwarna hijau yang menjadi favorit di antara wisatawan, karena rasanya yang segar dan sedikit manis. Warna hijau ini didapat dari penggunaan cabai hijau, kemangi, serai, daun jeruk, akar ketumbar, dan tambahan terasi Thailand.

Tak hanya itu, ada juga sajian kari merah (kreung gaeng phet daeng) yang mengandalkan cabai merah kering. Sementara di sajian kari kuning (gaeng leung), cita rasanya lebih mendekati kari versi India karena menggunakan kunyit dan kari bubuk.

Di bagian selatan Thailand yang berbatasan dengan Malaysia, ada masaman Curry (mussaman nua) yang menggunakan daging kambing atau daging sapi, dengan tambahan tak biasa seperti kayu manis, kapulaga, dan pala, serta kuah kental kekuningan.

Versi penggunaan santan yang lebih sedikit, dapat dijumpai pada panang curry atau panang goong yang berada di Thailand bagian tengah.
 
7/ Kari Inggris
Jika di India kari digunakan untuk menyebut makanan bersaus atau stew, di Inggris, kata curry diasosiasikan dengan bubuk kari atau makanan yang dimasak menggunakan bubuk kari.

Walau kari dikenal oleh bangsa Inggris pada abad ke-17, para arkeolog memercayai sajian ini telah menjadi bagian dari masyarakat India sejak 2000 SM. (f)

Baca Juga:
Nasi Mangkuk, Inovasi Baru Berjualan Rendang
Inovasi Berdasarkan Permintaan Pelanggan, Kunci Sukses Bisnis Nasi Kekinian

 

 

Ayu Nainggolan
-
Share This :

Trending

Related Article