Inovasi Produk

Tren Inner Pudding, Ini 5 Trik Sukses Membuatnya

oleh Faunda Liswijayanti


Dok: instagram @louvre.palembang


Makanan penutup yang rasanya empuk dan manis ini memang paling cocok dihidangkan dalam keadaan dingin. Meski bahan dasarnya cukup sederhana, tapi puding bisa dikreasikan dalam berbagai rasa hingga bentuk. Dari rasa cokelat dan buah-buahan yang sederhana hingga variasi lainnya yang lebih advanced. 

Seperti halnya cake, puding juga punya trennya sendiri. Baru-baru ini yang ramai di jagat sosial media adalah tren inner pudding. Apa sih inner pudding? Pada dasarnya inner pudding adalah puding di dalam puding. Itu sebabnya, dalam proses pembuatannya, teknik pencetakan puding sangat mempengaruhi hasil akhir. Teknik pencetakan untuk inner pudding ada berbagai cara, seperti puding tumpuk, puding mozaik, hingga puding motif.
Belakangan salah satu jenis inner pudding yang banyak dibicarakan dan fotonya beredar di lini massa adalah puding polkadot cokelat putih. 

Bisnis puding memang bisa sangat menguntungkan, karena modalnya tidak terlalu besar. Meski begitu, pemain di dessert jenis ini juga ada banyak. Agar produk Anda dilirik konsumen, pastikan citarasa puding Anda benar-benar enak serta memiliki penampilan menarik. Buat variasi produk dengan kreasi inner pudding. Berikut lima trik sukses membuat inner pudding

1/ Gunakan loyang khusus inner pudding
Loyang jenis ini semakin banyak dijual di pasar. Anda juga bisa mendapatkannya secara online. Bagi pemula, loyang khusus ini akan membantu Anda berkresi membuat inner puding dengan model yang sederhana. Agar puding tidak rentan rusak, gunakan sendok saat menuangkan adonan pada lapisan kedua. Lakukan sedikit demi sedikit dan perlahan-lahan. 

2/ Letakkan puding isi saat lapisan pertama sudah setengah mengeras
Masukkan puding isi setelah lapisan puding luar setengah mengeras (setengah beku). Tanda bahwa lapisan sudah setengah mengeras yaitu apabila disentuh dengan jari, permukaannya tidak lengket tetapi bagian dalamnya terlihat masih basah. Atau jika lapisan puding luar sudah terlanjur beku, tusuk-tusuk dengan menggunakan garpu atau tusuk gigi terlebih dahulu sebelum meletakkan lapisan puding isi, agar ketika sisa lapisan puding luar dituangkan tetap dapat mengikat. Selama proses pembuatan, letakkan puding di suhu ruangan. Jangan masukkan ke dalam lemari pendingin.  

3/ Jangan menuangkan puding dalam keadaan panas
Biarkan puding dalam suhu ruangan dan masih hangat suam-suam kuku ketika dituangkan ke puding isi. Tujuannya, agar panas dari puding lapisan tidak merusak puding bagian isi.

4/ Buat gradasi warna atau bermain dengan motif
Agar inner pudding tampil menarik, buat gradasi dari dua jenis puding berbeda. Bisa puding bersantan atau susu untuk bagian isi dan puding bening (tanpa santan atau susu) untuk bagian lapisan atau bermain dengan gradasi warna omre. Cara lain membuat tampilan puding dalam puding lebih menarik adalah dengan bermain motif, bisa motif polkadot hingga motif pecah beling.

5/ Tambahkan isian lainnya
Puding dalam puding tak harus monoton hanya terdiri dari dua puding saja, Anda juga bisa berkreasi dengan menambahkan lapisan atau rasa lain dalam inner pudding. Seperti menambahkan buah atau biskuit. Silahkan berkreasi! (f)

Baca Juga: 
SETELAH MILO, GILIRAN BISKUIT REGAL KEKINIAN YANG SEDANG VIRAL
DARI TIDARA - PUDING BERBAHAN CHIA SEEDS
TREN KULINER DARI SISCA SOEWITOMO DAN 5 PAKAR KULINER LAINNYA




 

 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article