Keuangan

Tip Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

oleh Wanita Wirausaha Femina

Foto: Pexels

Saat ini Nita bekerja sebagai karyawan sekaligus menjalankan usaha delivery pasta rumahan, dengan 2 pegawai. Suami juga karyawan swasta yang sekaligus bekerja freelance sebagai fotografer dengan 1 asisten. Saat ini Nita dan suami memiliki 1 rekening untuk semua sumber penghasilan dan aneka pengeluaran bulanan. Apakah ini cara yang ideal, atau perlukah memisahkan antara rekening pribadi dan usaha?

Persoalan yang ditanyakan Nita adalah persoalan klasik yang dihadapi oleh orang-orang yang memulai bisnis. Prinsip nomor 1 dalam keuangan bisnis, yang bersifat mutlak dan tidak bisa ditawar: sekecil apa pun bisnis, keuangannya harus berdiri terpisah dari keuangan pribadi. Ini untuk menunjukkan bagaimana bisnis tersebut beroperasi, menghasilkan omzet dan mencetak laba.

Jadi, mari gunakan sistem multirekening berikut ini:

Rekening 1: untuk menerima semua penghasilan bisnis.
Rekening 2: untuk membayarkan semua pengeluaran bisnis.
Rekening 3: untuk menerima komisi atau hasil bisnis sebagai gaji dalam keuangan pribadi yang juga bisa digunakan untuk lalu lintas pengeluaran bulanan keluarga.
Rekening 4: untuk menabung rutin dalam keuangan pribadi. (f)

Baca Juga:
Laporan Keuangan: Saat Terjadi Kegagalan Pengiriman Barang Ke Konsumen, Harus Dicatat Di Mana?
Agar Keuangan Bisnis Anda Tidak Kolaps, Cek Parameter Ini!

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article