Kewirausahaan

9 Langkah Mulai Bisnis E-Commerce

oleh Wanita Wirausaha Femina

Dok: @igormiske / unsplash.com


Perkembangan internet dan penggunanya yang semakin banyak di Indonesia membuat bisnis e-commerce banyak dilirik. Menurut situs Forbes adalah saat yang tepat untuk memulai bisnis tersebut karena persaingan masih belum terlalu ketat. Anda tertarik? Berikut sembilan langkah yang perlu Anda lakukan untuk bisa sukses memulai bisnis bermodal minim ini:

1/ Tentukan produk 
Ini adalah tahap tersulit karena ada begitu banyak produk yang bisa Anda jual dari begitu banyak industri untuk pasar yang begitu luas di Indonesia. Karenanya Anda harus benar-benar jeli melihat produk seperti apakah yang akan laku dan siapakah pangsa pasar Anda. Ini sangat berpengaruh pada kelangsungan bisnis e-commerce Anda.

2/ Harga kisaran
Tentukan harga produk yang Anda jual. Pertimbangkan dua hal ini: menjual barang yang terlalu murah akan membuat Anda harus menjual sangat banyak produk untuk bisa mengembalikan modal. Sebaliknya menjual barang yang mahal, Anda harus menyediakan sarana untuk konsumen bertanya langsung pada Anda lewat telepon atau chat. Namanya juga beli barang mahal, tentu mereka ingin memastikan kualitasnya. Anda pun harus mempertimbangkan berapa margin yang ingin Anda ambil agar usaha untung dan bisa bertahan.

3/ Bentuk usaha
Anda bisa membuat produk sendiri atau menjadi reseller bagi produsen lain. Contohnya, nih, Anda menjual kosmetik Korea yang tidak dijual secara retail di Indonesia. Menjadi reseller cukup disarankan bagi Anda yang masih pemula di bidang usaha online.

4/ Produksi dulu
Bila Anda memutuskan untuk menjual produk buatan sendiri, Anda harus memproduksi dalam jumlah yang cukup banyak untuk dipasarkan ke publik. Bila Anda menjadi reseller, carilah terlebih dulu produsen Anda dan buat kesepakatan kerja sama.

5/ Pasarkan kecil-kecilan
Ada baiknya Anda mencoba memasarkan produk Anda secara kecil-kecilan dulu pada teman-teman, keluarga atau rekan kerja. Tujuannya adalah untuk mengetes pasar memberi respons yang baik atau tidak. Sukses-tidaknya e-commerce Anda bisa dinilai dari sini.

6/ Membuat Website
Anda mungkin bertanya-tanya mengapa Anda harus mencari produk dulu barulah membangun website. Itu dikarenakan mencari produk yang tepat jauh lebih sulit daripada membangun sebuah website. Kalaupun Anda ingin cepat-cepat beroperasi, Anda bisa menampilkan E-commerce sesederhana mungkin dan mencantumkan coming soon pada laman-laman yang belum terisi. 

7/ Mencari Crowd
Setelah website e-commerce Anda berjalan, selanjutnya Anda perlu mengundang sebanyak mungkin orang untuk berkunjung ke e-commerce Anda. Anda harus melakukan strategi marketing dan promosi. Keluasan jejaring sangat bermanfaat untuk langkah yang satu ini.

8/ Menangkap pembeli
Ya, selanjutnya tugas Anda adalah membuat pengunjung website menjadi pembeli produk Anda dan bahkan bila dapat menjadi pelanggan. Yakinkan Anda memberi pelayanan yang bagus, sistem pembayaran yang mudah, dan aktif berkomunikasi di forum.

9/ Membuat logo
Tentu saja Anda akan memerlukan logo untuk produk Anda dan agar e-commerca Anda mudah dikenali plus terlihat profesional. Anda bisa meminta bantuan teman yang memiliki skill desain grafis atau menggunakan jasa situs www.19dollarlogos.com untuk membuatkan logo bagi Anda.

Selamat berbisnis e-commerce! (f)

Baca Juga: 
BUKALAPAK JADI NOMOR SATU DI SURVEI LOYALITAS PELANGGAN E-COMMERCE
E-COMMERCE JADI TEMPAT PEREDARAN PRODUK PALSU, KONSUMEN HARUS LEBIH CERDAS
PENTINGNYA KEYWORD DALAM E-COMMERCE


 

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article