Kewirausahaan

Belajar Leadership dari Kapten Tim Sepak Bola Piala Dunia 2018

oleh Yoseptin Pratiwi

Foto: Pixabay

Terpilih menjdi kapten tim nasional, tentu menjadi kebanggaan sekaligus menanggung beban tanggung jawab yang berat. Kehormatan negara ada di pundak mereka. Apalagi, sebagai kapten, harus bisa mengarahkan dan menjaga pola permainan anak buahnya di lapangan, yang setiap individu memiliki rasa egois masing-masing.

Berikut ini 5 hal penting dalam kepemimpinan yang bisa kita contoh dari kapten timnas di Piala Dunia 2018:

1/ Fokus
Di usia muda, Harry Kane menyandang ban kapten tim ‘Tiga Singa”, Inggris di lengannya. Saat ini, Kane juga masuk dalam deretan pencetak gol terbanyak di ajang kejuaraan sepak bola penuh gengsi ini. Bisa melesakkan bola ke gawang lawan, selain skill dan dukungan permainan dari tim, juga butuh fokus yang kuat. Fokus terhadap provokasi lawan, fokus terhadap gangguan yang datang dari pinggir lapangan.

Saat menghadapi sebuah persoalan, kita pasti akan mendapati suara berisik dari luar yang bisa membuat perhatian kita teralihkan. Karena itu, sangat penting untuk bisa menyaring feedback yang bagus, lalu fokus lah untuk melihat, apakah feedback tersebut bisa digunakan secara cepat, atau harus menunggu beberapa saat kemudian.

2/Adaptif
Radamel Falcao, pemain Columbia digadang-gadang sebagai pemain yang akan memipin timnya meraih kemenangan. Dia dikenal sebagai pemain yang sangat adaptif, pemain tengah yang brilian, dan bisa mencari peluang untuk menjebol gawang lawan dari kesempatan nyaris mustahil. Dia juga dikenal sebagai pemain yang penuh keseimbangan, meski kakinya dianggap lemah, namun tetap termasuk kuat.

Sebagai pemimpin, kita perlu tahu berapa nilai kita dan belajar untuk mengetahui segala kelebihan kita untuk dimaksimalkan. Hal ini membuat pentingnya fleksibilitas untuk mencoba cara atau jalan baru.

3/ Realibel
Aron Gunnarsson dari Islandia menjadi pemimpin timnya untuk meraih Piala Dunia. Tiga tahun lalu, ia juga memimpin kesebelasan negaranya bertanding di Piala UEFA. Penampilannya konsisten dan selalu penuh tenaga. Dia juga terlihat sangat serius dalam menjalankan perannya sebagai kapten dan sangat dihormati oleh anak buahnya.

Tim kita perlu mengerti bahwa mereka bisa mengandalkan kita. Dan untuk itu, kita perlu menunjukkan performa harian kita kepada mereka. Ketika kita dapat diandalkan, maka tim kita akan lebih berani mengambil risiko sebab mereka akan merasa aman kita akan berada di sisi mereka.

4/ Inspirasi
Penunjukkan Neymar da Silva Santos Jr sebagai kapten Timnas Brazil membuat perasaan campur baur. Maklum, Neymar mengalami cedera parah sebelum gelaran Piala Dunia dimulai. Namun, penunjukkan ini juga meningkatkan motivasi, perjuangannya untuk lepas dari cedera. Kisahnya menjadi inspirasi.

Dalam bisnis, kita pasti akan mengalami masa-masa berat. Hal terpenting adalah, ketika ‘reward’ sedang terlambat datang, kita harus bisa menginspirasi yang lain untuk terus berjalan menuju sesuatu yang baik. Gulung lengan kemeja, dan jadilah contoh bagi tim Anda. (f)

Baca Juga:
5 Bisnis Pesepak bola di Piala Dunia, Dari Neymar Hingga Ronaldo
Piawai Mengelola Fans, Strategi Sukses Bisnis Klub Manchester United

 

 

Yoseptin Pratiwi
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article