Kisah Sukses

Berkat Spesialiasi Masakan Kalimantan, Chef Meliana Jadi Terdepan

oleh Trifitria S. Nuragustina
 

Chef Meliana Christianty di dapur Javara Culture. (Foto: TN)

 
Siapa sangka, Meliana Christianty yang kini dikenal sebagai pemegang spesialiasi masakan Kalimantan rupanya kelahiran Temanggung dan besar di Jogja. “Saya pernah tinggal lama di Pangkalan Bun,” ujarnya, masih dalam logat medok Jogja. Femina menemuinya di acara Jamuan Hutan Lahan Gambut rancangan Javara Culture dan Seniman Pangan, beberapa waktu lalu. Ia tengah beberapa hari mengajar di Seniman Pangan, sekolah edukasi pangan lokal yang didirikan oleh Helianti Hilman dari Javara Culture. Sekolah ini terletak di area perumahan Vida Bekasi dan memiliki kebun sayur yang luas di pekarangan sebagai penunjang materi kelas. Sebuah tempat makan tengah disiapkan di sini, sebagai lokasi praktik kerja para murid.

Bekerjasama dengan Badan Restorasi Gambut, diterbangkan 11 petani dari 4 provinsi di Kalimantan. Oleh Meliana, mereka dilatih mengolah komoditas pangan unggulan lahan gambut. Ia juga berbagi cara memanfaatkan bagian dari suatu bahan pangan yang biasanya tidak terpakai, agar memiliki nilai dan menjadi bahan baku baru di dalam dapur.

Rasa ingin tahu mendorong kesuksesan Meliana dalam menekuni kuliner Kalimantan yang minim data. Dalam beberapa acara diskusi kuliner Dayak dan icip-icip masakan dari hutan masyarakat Dayak pun ia dipilih sebagai narasumber. Kepekaannya dalam mengisi lahan spesialiasi yang unik, menjadikan namanya terdepan dalam bidangnya. Ia juga belajar langsung tekni memasak dari masyarakat suku Kutai, Banjar, Melayu, Bulungan dan Peranakan Tionghoa. Keluar masuk pasar lokal juga disadarinya sebagai hal wajib jika ingin memperdalam ilmu masakan setempat. 

Dari festival kuliner, private dining, demo masak, hingga penampilan di televisi, Meliana menjadi pilihan terdepan jika kita bicara soal masakan Kalimantan. Jika menempatkan diri sebagai pemasak di depan publik, ia berbagi data dalam gaya bahasa yang sejajar, tanpa menggurui. Ia ingin masyarakat kagum dengan potensi bahan dapur endemik Kalimantan. Hidangan yang eksotik dan kebisaan dalam bercerita mengenai adat masyarakat setempat seputar santapan adalah bukti chef Meliana tak jengah dengan riset lapangan. (f) 
 
Baca juga: 

FOOD FORECAST 2019 DARI ROBBY MOTOTA, DEWI HASAN DAN JED DOBLE
SE’I, MAKANAN KHAS KUPANG YANG MULAI DISUKAI DI JAKARTA

 

Trifitria S. Nuragustina
-
Share This :

Trending

Related Article