Kisah Sukses

Ida Widyastuti, Membawa Snack Indonesia Mendunia Lewat Pemasaran Digital

oleh Novita Permatasari

Foto: Novita Permatasari

Ida adalah seorang ibu rumah tangga yang memulai usaha snack rumahannya di 2002. Dia memasarkan produk camilan berbahan dasar emping dengan cara berkeliling dan kemudian membuka toko sendiri. Dijuluki Ida Bakul Emping, ia kemudian mengganti bahan baku produksinya dengan pisang untuk alasan kesehatan. Berbagai penghargaan telah diperolehnya, mulai dari Special Awards Inovasi Olahan Buah Tropis Indonesia 2012 dari Menteri Perdagangan RI dan Ernest and Young Enterpreneurs Winning Women 2012.
 
Setelah 15 tahun jatuh-bangun membangun bisnis, kini produk Ida sudah tersebar hingga pulau Jawa, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Irian dan Sumatera. Beberapa produk andalannya seperti tempe frozen, keripik pisang dan kerupuk rengginang bahkan sudah diekspor ke Korea dan Eropa. Menurutnya, pemanfaat internet secara optimal adalah kunci keberhasilannya meraup pasar dalam maupun luar negeri.
 
Melihat perkembangan teknologi yang semakin maju, Ida akhirnya melihat potensi produknya bisa dilihat masyarakat secara luas. Akhirnya Ida pun membuat website www.mekarsarisnack.com dan kemudian memanfaatkan platform Google My Business (GMB). “Semenjak saya menggunakan GMB di 2005, dampaknya sangat terasa. Pembeli jadi lebih mudah menemukan lokasi toko dan melihat jenis produk yang saya jual,” akunya. Menurutnya, para pebisnis di ranah UKM sekalipun sudah saatnya untuk merambah ke pemasaran digital agar usaha bisa semakin maju. (f)

 

Novita Permatasari
-
Share This :

Trending

Related Article