Kisah Sukses

Teuku Wisnu: Malang Strudel, ’Mengawinkan’ Rasa Eropa dengan Buah Lokal

oleh Reynette Fausto

Foto: Dok. Malang Strudel

Lahirnya oleh-oleh baru di bawah bendera Malang Strudel ini dilatarbelakangi oleh kesukaan pasangan selebritas tanah air, Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar menyantap strudel saat berlibur di Eropa beberapa tahun lalu. Ketika pulang ke Indonesia, tak lupa mereka juga membawa apfel strudel ini sebagai oleh-oleh.
 
Strudel merupakan makanan favorit masyarakat Eropa, berupa kue lapis dengan topping buah-buahan. Khusus di Austria dan Jerman, strudel berisi apel (atau apfel) adalah yang paling populer.
 
Ide untuk membuat strudel apel pun muncul ketika pasangan selebritas ini kerap bolak-balik ke Malang. “Produksi apel yang berlimpah di Malang menjadi salah satu alasan mereka untuk mengolah apel menjadi kue strudel,” jelas Tri Marya Ulfa, staf marketing Malang Strudel.
 
Selama ini, Malang memang dikenal sebagai kota penghasil apel berkualitas tinggi. Sehingga, ketersediaan pasokan bahan baku, khususnya apel, tidak menjadi masalah. Maka, sejak Desember 2014, terciptalah kue strudel pertama di Malang dengan merek Malang Strudel. Produknya pun berkembang menjadi beberapa varian rasa. Tak hanya apel, tapi juga ada topping durian, karamel, mangga, kurma, nanas, orange, pisang cokelat, mixfruit, stroberi, hingga keju.
 
“Pastinya cita rasa disesuaikan oleh pastry chef kami dengan lidah orang Indonesia yang cenderung menyukai rasa lebih manis dibandingkan dengan strudel di negara asalnya,” ungkap Ulfa. Varian yang paling dicari pelanggan adalah pisang cokelat, keju, apel, dan durian.
 
Dengan modal inovasi produk dan nama besar sang pemilik, tak butuh waktu lama, untuk Malang Strudel mencuri perhatian wisatawan yang berkunjung ke Malang. Ditambah lagi, rasa dan tampilan produk ini memang menarik untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
 
Meski begitu, untuk bisa masuk ke jajaran oleh-oleh unggulan dari Malang, bukan perkara mudah. Tiap tahunnya, harus ada inovasi rasa baru sekaligus memperbanyak outlet penjualan. Seperti tahun ini, mereka memperkenalkan varian rasa green tea dan red velvet outlet.
 
Memosisikan diri sebagai oleh-oleh baru khas Malang, saat ini Malang Strudel hanya dijual di 5 outlet resmi dan 2 outlet binaan yang terdapat di stasiun dan bandara di Malang saja. “Untuk penjualan di luar kota, kami membuka program reseller,” ujar Ulfa. Satu kotak Malang Strudel dijual dengan kisaran harga antara Rp48.000 - Rp75.000 per box.
 
Meski posisi Malang Strudel sebagai oleh-oleh khas Malang sudah semakin kuat, promosi gencar tetap dilakukan. Salah satunya dengan sponsorship dan program sitcom Malang Melintang, drama komedi tentang suasana sehari-hari yang ada di kantor dan outlet Malang Strudel yang tayang di YouTube channel Malang Strudel. (f)

Baca Juga:
Marizna : Jangan Ragu Berinovasi
Salip Pesaing dengan Tren Kue Bentuk Mermaid!

 

Reynette Fausto
-
Share This :

Trending

Related Article