Kisah Sukses

Tiru Kunci Sukses La Maison Patisserie yang Berhasil Menjual Ribuan Macaron dalam Hitungan Jam

oleh Daniel Marpaung

Foto: Dok. Pribadi
 
Baru sekali ini ada produk macaron yang diburu orang Jakarta adalah buatan Medan. Cita rasanya dibanding-bandingkan dengan macaron kesohor milik merek-merek raksasa di Prancis. Kehadirannya di food bazaar ibu kota dielu-elukan anak muda, termasuk ketika membuka pop up di kafe hits ST.ALi Jakarta. Adalah La Maison Patisserie (LMP) kreasi Stella Lowis (25) yang sanggup menjual ribuan keping macaron hanya dalam hitungan dua jam setelah bazar dibuka saat itu.

Sebagai fashion blogger, bagaimana akhirnya cinta pastry?
Saya awalnya dibuat penasaran oleh toko pastry yang menjadi antrean berjam-jam. Karena itu, saya lalu mengeksplorasi dunia pastry melalui pendidikan Diplôme de Pâtisserie di Le Cordon Bleu. Saya akhirnya memahami makna produk ini adalah sebagai karya seni dan kompleks.

LMP memberikan pemahaman warga Medan terhadap French pastry yang sesungguhnya. Bagaimana menurut Anda?
Ya, kini warga Medan mulai mengenal French pastry yang ditangani serius dan mulai mengapresiasi seni dalam bentuk hidangan. Banyak yang datang dari kota lain dan negara tetangga dan menjadikannya oleh-oleh Medan.

Apa hal-hal out of the box yang Anda lakukan hingga macaron LMP jadi omongan?
Inovasi adalah kejutan yang dibutuhkan pelanggan. Saya pernah membuat macaron dengan rasa makanan Indonesia untuk menghangatkan Hari Kemerdekaan, seperti rasa nasi uduk, dodol durian, martabak bangka, hingga lemper ayam. Menurut saya, insan kreatif yang tak tergantikan adalah dia yang mau berbeda dan percaya diri untuk keluar dari zona nyaman.

Seberapa penting media sosial?
Media sosial memungkinkan brand untuk mendapatkan update mengenai keinginan konsumen. Bobot kepentingan yang membuat akun Instagram LMP dikelola tim kreatif yang berusaha keras memberikan konten menarik. Mungkin, karena kepopuleran akun ini pula yang menyebabkan pop up booth kami di WTF Market di Jakarta beberapa bulan lalu diserbu pembeli.

Kemasan eksklusif menjadi daya tarik. Seserius apa pembuatannya?
Tiap tahun saya mencari desainer yang berbeda. Karakter desainer yang beragam inilah yang dibuat sejalan dengan kreasi unik LMP. Produksi dilakukan secara seasonal dan terbatas untuk merangsang minat pembeli.

LMP memproduksi merchandise yang cocok untuk gaya hidup anak muda. Apa saja ini?
Sampai saat ini sudah ada apron, smartphone casing, dan wooden box journal untuk memperkuat branding. (f)

 

Daniel Marpaung
-
Share This :

Trending

Related Article