Liputan

Sewindu Bukalapak, Membawa UKM Indonesia Naik Kelas

oleh Faunda Liswijayanti

Dok. Bukalapak
 
Menjadi marketplace terbesar di Indonesia adalah pencapaian yang besar bagi Bukalapak diusianya yang ke delapan. Semua itu tentu tak lepas dari target Bukalapak untuk menaikkelaskan semua UKM di Indonesia. Tentu, seiring dengan berkembangnya Bukalapak, para UKM pun turut bertumbuh pesat. Bahkan hingga akhir tahun 2017, omzet para pelapak di Bukalapak meningkat hingga 2 kali lipat mencapai Rp30 juta hingga Rp40 juta.
 
“Bukalapak ingin menjadi aset terbaik bangsa Indonesia. Kami ingin menjadi pemberi pekerjaan terbanyak di Indonesia, menjadi sumber kesejahteraan UKM di Indonesia, dan pembayar pajak terbesar di Indonesia. Kami tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, namun kami juga ingin terus tumbuh bersama para UKM di seluruh Indonesia,” ungkap Achmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak, disela-sela acara ulang tahun Sewindu Bukalapak di Jakarta (10/1).
 
Bukalapak didirikan oleh Achmad Zaky dan Nugroho Herucahyono pada tahun 2010 dengan semangat memajukan UKM di Indonesia. Ketika memulai usahanya di sebuah rumah indekos, mereka harus bergerilya meyakinkan para UKM untuk bergabung di Bukalapak satu demi satu. Hingga Komunitas Bukalapak mulai dibentuk pada tahun 2012 sebagai wadah bagi para pelapak (sebutan untuk UKM yang bergabung dengan Bukalapak) untuk berbagi informasi sukses berjualan online.
 
Sebuah pencapaian besar diusianya yang genap delapan tahun. Bukalapak telah memiliki 80 komunitas yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jumlah pelapak mencapai lebih dari 2,2 juta. “Kami berharap Bukalapak dapat terus bertumbuh dengan semangat yang baru. Kami memandang kesuksesan sebagai sebuah rangkaian milestone atau tahapan, bukan merupakan suatu titik akhir,” kata Achmad Zaky.
 
Apreasiasi yang tinggi juga disampaikan Bukalapak untuk para pengguna Bukalapak serta para Pelapak, yang terus berkarya dan memproduksi kerajinan-kerajinan secara kreatif dan memasarkannya melalui marketplace. Harus diakui, penjualan lewat marketplace ini telah membuka jangkauan pemasaran yang seluas-luasnya dan memberikan kesempatan kepada siapapun untuk menjadi enterpreneur.
 
Achmad Zaky menambahkan bahwa dalam pertumbuhannya, Bukalapak sangat mengapresiasi talenta lokal, dimana hampir seluruh karyawan Bukalapak adalah anak-anak muda Indonesia yang kreatif. Tidak hanya itu, Bukalapak juga berupaya memberikan inspirasi kepada generasi muda untuk berkarya dengan memberikan konten-konten positif yang membangun seperti BukaTalks, BukaMusik, serta inisiatif-inisiatif baru lainnya. “Walau sudah 8 tahun kami tetap merasa seperti terlahir kembali, semangat kami seperti startup baru lahir,” tutupnya. (f)
 
 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article