Liputan

Tiga Pemenang Young & Shine Entrepreneur 2016 Siap Mengembangkan Usaha Mereka

oleh Vini Damayanti

Dari kiri ke kanan: Novita Yunus (Pemilik Batik Chic, Wanwir Femina 2012), Sasi Syifaurohmi (Pemenang III), Hayuning Sumbadra (Pemenang I), Tunjung Larasati (Pemenang II), Petty S. Fatimah (Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Komunitas femina)

Foto: Vini Damayanti



Foto: Sepuluh finalis bersama perwakilan Dewan Juri.
 
Sepuluh finalis Young & Shine Entrepreneur Competition 2016 berdiri di depan panggung ketika Ketua Dewan Juri sekaligus CCO Femina Group, Petty S. Fatimah, memberikan kesan-kesannya terhadap mereka selama penjurian. Ini merupakan momen menegangkan karena nama pemenang event yang berlangsung di Main Atrium Lotte Shopping Avenue, 18 September lalu, akan segera diumumkan. Ketika nama Hayuning Sumbadra (Adra, 19) disebutkan sebagai pemenang pertama, pemilik brand busana ready to wear Adra World itu langsung disambut riuh tepuk tangan penonton disertai ucapan selamat dari para finalis lain.
 
Tidaklah mudah untuk menjadi juara di ajang kompetisi bisnis ini. Bersama 9 finalis lainnya, Adra harus mempresentasikan business plan di tahap penjurian yang berlangsung sehari sebelumnya untuk meyakinkan para juri kalau bisnisnya memang layak dikembangkan.
 
“Kemenangan ini benar-benar di luar ekspektasi saya. Biasanya saya membiarkan bisnis berjalan seperti apa adanya. Lalu tiba-tiba untuk penjurian saya diminta mempresentasikan business plan untuk ke depannya. Saya jadi harus berpikir keras dan menyusun business plan dalam waktu singkat. Namun, event ini sangat bermanfaat, terutama bagi pengusaha muda. Suatu saat saya berharap bisa berkolaborasi dengan desainer lain, lalu menabung membuka toko sendiri hingga akhirnya bisa go international,” ujar Adra yang merupakan peserta termuda di kompetisi ini.
 
Pemenang kedua diraih oleh Tunjung Larasati (25), lulusan jurusan Desainer Produk ITB yang berbisnis aksesori kegiatan outdoor dan traveling dengan brand Get Daily Gear. Bisnis yang berawal dari tugas kuliahnya semasa di ITB, kini telah berkembang menjadi bisnis beromzet 15-20 juta per bulan.
 
“Saya senang mendapat hadiah berupa mentoring bisnis dengan Merah Putih Incubator agar bisa merealisasikan business plan yang saya presentasikan kemarin. Saya juga memperolah hadiah uang, yang akan saya gunakan untuk traveling karena inspirasi bisa datang ketika berjalan-jalan,” jelas Tunjung.
 
Sasi Syifaurohmi (23),
pemenang ketiga dengan brand Batik Mangrove, juga mengutarakan kebahagiaannya. Menurutnya, Young & Shine merupakan ajang yang tepat bagi pengusaha pemula untuk mengembangkan sekaligus memperkenalkan bisnisnya, batik dengan pewarna alami dari limbah bakau.
 
“Berkompetisi di sini merupakan pengalaman berharga bagi saya. Saya sadar bisnis saya masih punya banyak kekurangan. Selain mendapat kenalan-kenalan baru dari sesama finalis, saya juga mendapat motivasi berharga dari para juri. Senangnya lagi, saya berkesempatan mengenalkan produk Batik Mangrove melalui bazar Youth Market.”
 
Selamat kepada para pemenang dan semoga usahanya makin berkembang! (f)

 

Vini Damayanti
-
Share This :

Trending

Related Article