Marketing & Services

Rahasia Di Balik Tarif Murah Hotel Online

oleh Wiko Rahardjo
Semakin banyak orang menyukai pemesanan hotel via online. Perusahaan biro perjalanan pun semakin gencar menyiapkan strategi. Salah satunya adalah dengan memberikan tarif diskon besar-besaran demi menggaet konsumen. Alhasil, beberapa biro perjalanan dan operator hotel online mengalami lonjakan pemesanan.

Travelio, misalnya. Selama periode Januari hingga Mei 2016, biro perjalanan online milik PT. Horizon Internusa Persada ini mengalami peningkatan pemesanan hotel hingga 92% dari tahun lalu dalam periode yang sama. Momen Gerhana Matahari Total (GMT) diakui turut mendongkrak pemesanan hotel lewat Travelio.
Lonjakan tajam juga dialami oleh situs PegiPegi. Menurut Adi Rian, web director Pegipegi, pada kuartal pertama 2016, pemesanan via Pegipegi melonjak hingga 355% dibanding 2015 dalam periode yang sama. Lagilagi momen GMT dan libur panjang di akhir pekan menjadi pemicunya.

Strategi Marketing
Meningkatkan penjualan dari biro perjalanan tentu tak lepas dari strategi marketing yang dilakukan mereka. Dan, dari semua strategi yang diterapkan, yang paling banyak memberikan pengaruh besar pada penjualan adalah menurunkan tarif.

Sudah menjadi hukum alami dalam bisnis, dimana ada harga murah, disitu konsumen berkumpul. Konsumen Indonesia sangat sensitif terhadap harga. Meski untuk urusan liburan, mereka tetap mencari harga lebih murah namun dengan kualitas pelayanan yang lebih baik.

Pegipegi, misalnya. Mereka menawarkan potongan harga hingga 40% dalam program promo Fantastic Four selama periode April hingga Mei 2016. Sementara Travelio sudah menawarkan program Midnight Mayday Sale yang memberikan diskon hingga 35%.

Rahasia biro berani memberikan tarif murah.
Memberikan tarif murah atau diskon juga dibutuhkan strategi matang. Baik Travelio maupun Pegipegi tak sembarangan menawarkan program promo. Karena bagaimana pun dengan memberikan tariff murah atau diskon berarti ada anggaran keuangan yang dipangkas. Agar tak rugi dan profit tak menurun.
Menurut Adi, ada dua faktor yang memengaruhi biro perjalanan berani memberikan tarif murah dan diskon. Yang pertama adalah faktor eksternal. Biasanya tawaran tarif murah sudah datang lebih dulu dari hotel yang menjadi partner. Pihak biro selanjutnya tinggal memainkan margin dari tawaran hotel dan menjualnya ke konsumen.

Faktor eksternal lain biasanya datang dari bank. Beberapa bank akan menawarkan diskon jika transaksi menggunakan produk mereka, misal kartu kredit. Tujuannya, tentu saja agar transaksi melalui produk mereka kencang.

Faktor kedua adalah faktor internal, yaitu memberikan subsidi silang dalam anggaran keuangan perusahaan. Misal, kata Adi. Dari setiap transaksi, Pegipegi mendapat profit Rp1000, maka untuk terus meningkatkan transaksi Pegipegi memberikan Rp200 kepada konsumen dalam bentuk promo. Untuk faktor kedua ini, pihak biro harus memiliki dukungan dana yang kencang.

Nah, dengan dua faktor tersebut, banyak biro perjalanan yang berani memberikan tarif murah. Anda tentu bisa meniru strategi mereka untuk bisnis Anda.
Wiko Rahardjo/ Sumber: Tabloid Kontan 

 

Wiko Rahardjo
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article