Marketing & Services

3 Kiat Sukses Membangun Bisnis Laundry Rumahan

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: Pixabay.com
 
Coba perhatikan lingkungan tempat Anda tinggal. Selain bisnis kuliner, bisnis apa yang cukup menjamur dan dicari banyak konsumen? Bisa jadi bisnis tersebut adalah bisnis laundry rumahan.
 
Ya, sejak beberapa tahun belakangan ini, banyak orang yang melirik bisnis laundry rumahan. Apalagi meerka yang tinggal di komplek perumahan atau lingkungan yang banyak terdapat kos-kosan. Orang masa kini yang mengejar kepraktisan memang memilih untuk menggunakan jasa laundry untuk cuci dan strika baju. Selain harganya relative terjangkau, dua pekerjaan rumah tangga ini memang terbilang berat dan malas dikerjakan.
 
Tak heran, mereka yang emnangkap peluang ini ramai-ramai membuat bisnis laundry hingga akhirnya bisnis ini meningkat pesat. Bahkan tak sedikit orang yang memiliki modal namun tidak tahu akan berbisnia apa memilih berivestasi pada bisnis laundry yang juga banyak waralabanya.
 
Banyaknya layanan jasa sejenis menjadikan persaingan pasar bisnis laundry semakin ketat. Untuk memenangkan persaingan, Anda yang tertarik membangun bisnis laundry penting untuk menerapkan tiga strategi pemasaran agar bisnis tetap menguntungkan.  
 
1/ Tingkatkan pelayanan dengan sistem jemput bola
Ada banyak bisnis laundry di lingkungan Anda? Salah satu strategi mudah yang dapat diterapkan untuk membuat laundry Anda berbeda adalah dengan memberikan pelayanan lebih seperti sistem antar jemput. Hal ini dilakukan pasangan suami istri Doni dan Nita yang melakukan sistem jemput bola untuk para pelanggannya. Ia menerapkan beberapa pilihan jam untuk mengambil paket laundry dari berbagai wilayah di sekitar lokasi laundry-nya, termausk juga mengantarkan paket laundry yang sudah bersih.
 
“Selain memudahkan pelanggan, dengan cara ini pelanggan juga bisa complain langsung. Buat saya hal-hal seperti ini baik untuk meningkatkan kualitas jasa yang saya berikan,” ungkap Doni. Ia pun melihat konsumen tidak memikirkan tambahan biaya untuk delivery ini. “Karena kalau dihitung memang tidak seberapa, dibandingkan mereka harus mengahbiskan waktu bolak balk ke laundry saya,” katanya.
 
2/ Gimmick berupa undian berhadiah hingga diskon member
Untuk laundry yang baru buka dan sedang menggencarkan promosi, memberikan gimmick menarik untuk menjaring pelanggan sah-sah saja. Tapi perhitungkan masak-masak berapa besar promo yang bisa Anda berikan dan masih tetap menguntungkan.
 
Salahs atu yang layak dicoba adalah promo diskon untuk member. Dengan cara ini, Anda tidak hanya mendapatkan member baru tapi juga pelanggan tetap, sehingga Anda bisa memastikan pendapatan dalam beberapa bulan ke depan. Diskon promo bisa Anda tetapkan untuk keanggotaan tiga hingga enam bulan. Diskon yang diberikan bisa berupa potongan harga atau bonus gratis laundry.
 
Cara lainnya bisa dengan memberikan kupon berhasiah atau kupon gratis laundry. Undian berhadiah bisa dilakukan satu tahun sekali. Tujuannya tentu saja agar pelanggan lebih loyal lagi. Hadiahnya tak perlu mewah, yang penting bermanfaat dan disukai mayoritas konsumen Anda.
 
3/ Sistem Pemasaran Waralaba
Jika brand bisnis sudah dikenal dan manajemen bisnis Anda sudah baik, tidak ada salahnya melebarkan sayap dengan membuat sistem waralaba. Caranya dengan merekrut orang di daerah lain untuk menjadi mitra franchise laundry miliki Anda. Bisnis apapun tidak akan keman-aman jika Anda tidak memiliki manajemen yang baik. Jadi, seiring membangun bisnis pastikan pula Anda mengembangkan manajemen yang baik. (f)

Baca Juga: 
TIRTA MANDIRA HUDHI, PEMILIK SHOES AND CARE, YOGYAKARTA: MERINTIS BISNIS LAUNDRY SEPATU DAN TAS DARI SEPETAK KAMAR KOS
YENDA HANDRIAMAN, SUKSES BALIK MODAL TIGA BULAN DI BISNIS LAUNDRY SEPATU SHOE BIBLE
IWAN HOEDIARTO, BERAWAL DARI BISNIS LAUNDRY SEPATU ROCKICKZ, IA MEMBANGUN LABORATORIUM HINGGA KOMUNITAS






 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article