Marketing & Services

3 Langkah Memaksimalkan Pinterest untuk Branding Produk

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: Pixabay.com


Belakangan, Pinterest menjadi salah satu platform yang digemari wanita millenial dan para calon pengantin. Alasannya tak jauh-jauh, karena di Pinterest kita bisa menemukan banyak ide mulai dari fotografi hingga step by step Do It Yourself (DIY) yang menarik. Tapi tahukah Anda bahwa Pinterest bukan hanya tempat Anda berselancar mencari ide-ide menarik?

Seperti halnya Facebook dan Instagram, Anda juga bisa membangun brand bisnis di platform ini. Mulai sekarang pertimbangkan untuk memposting secara teratur di Pinterest, dengan strategi yang tepat, Anda bisa menambah jangkauan bisnis. Berikut tiga langkah sederhana memaksimalkan Pinterest untuk branding bisnis Anda!

1/ Buat profil yang menarik yang bisa langsung menyasar target konsumen
Salah satu kesalahan umum yang dilakukan orang-orang di Pinterest adalah bahwa mereka tidak menyesuaikan profil dan konten dengan target audiens mereka. Jika Anda ingin melihat hasil besar di Pinterest, Anda harus membuat akun yang dirancang khusus untuk menarik orang yang tepat.

Cari tahu siapa target audiens Anda, lalu buatlah bio yang singkat dan menjelaskan apa yang Anda lakukan dan bagaimana Anda bisa membantu mereka. Tambahkan foto profil yang sesuai dengan laman bisnis Anda. Terakhir, tambahkan kata kunci ke nama profil Anda. Dengan cara ini, profil Anda memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk muncul ketika seseorang mencari salah satu kata kunci tersebut di Pinterest, atau bahkan Google.

Misalnya, untuk pengusaha kuliner, Anda bisa mencantumkan nama Anda, kata pengusaha dan resep. Dengan begitu, jika seseorang mencari salah satu topik tersebut, Anda memiliki kesempatan untuk muncul di hasil pencarian mereka. Juga mempermudah pengunjung profil Pinterest Anda untuk mengetahui apa yang Anda lakukan.

2/ Implementasikan Pinterest SEO
Lebih jauh dari Facebook dan Instagram, ibarat Google, Pinterest adah mesin pencari. Karena itu, untuk hasil yang maksimal, kita perlu menerapkan Search Engine Optimization (SEO). SEO adalah istilah mewah yang berarti mengoptimalkan konten sehingga bisa muncul sebagai salah satu posting pertama dalam hasil pencarian.

Jika Anda membuka Google sekarang dan mengetikkan kata atau frasa, Anda akan mendapatkan daftar artikel dan situs web yang dapat Anda baca, yang dimaksudkan untuk diberi peringkat sesuai dengan kegunaan dan relevansinya dengan topik yang Anda cari. Pinterest menggunakan algorita untuk memberi peringkat pin-pinnya dalam urutan yang menurut Pinterest paling relevan bagi penggunanya. Bagaimana menyiasatinya? Lakukan tiga hal ini:

Pertama, buat papan yang sesuai dengan target audience Anda. Misalnya jika Anda seorang pebisnis kuliner, apakah Anda akan mencantumkan papan fashion? Tentu lebih baik jika Anda menambahkan "resep bebas gluten” yang mungkin akan lebih banyak dicari audience yang Anda tuju. Jadi, hapus semua papan yang tidak relevan dengan audiens ideal Anda dan tambahkan papan baru yang akan dicari oleh target Anda. Setidaknya munculkan 20 papan di profil Anda. Jangan khawatir untuk mempersempit fokus Anda di Pinterest, karena dengan cara ini akun Anda justru akan menarik lebih banyak pengikut yang tepat.

Kedua, tambahkan kata kunci ke deskripsi papan Anda. Jangan biarkan deskripsi papan itu kosong. Ini adalah tempat yang berharga bagi Anda untuk menambahkan kata kunci karena jika seseorang mencari frasa ke Google, papan Pinterest Anda dapat muncul sebagai hasil penelusuran. Ini artinya akan membuka lebih besar pengikut baru, pengunjung situs web, dan pelanggan baru.

Ketiga, pada setiap pin yang Anda bagikan dari situs web Anda, Anda harus menulis deskripsi kaya kata kunci. Salah satu prinsip terpenting dari SEO adalah menggunakan kata kunci untuk menarik orang yang tepat. Buat daftar 5-10 kata kunci yang panjangnya setidaknya 2-3 kata. Jika Anda mengisi deskripsi pin Anda dengan kata kunci yang umum seperti ‘kebugaran’ dan ‘sehat’ maka Anda bersaing dengan jutaan orang lain yang menggunakan istilah-istilah sederhana tersebut. Selain itu, ketika orang mencari hal-hal di mesin telusur, mereka jarang mencari kata-kata umum. Sebaliknya, mereka datang ke mesin pencari dengan masalah khusus yang ingin mereka pecahkan. Artinya mereka menggunakan kata kunci deskriptif spesifik untuk menemukan informasi yang tepat.

Tidak yakin dengan apa yang dicari orang di Pinterest? Nah, untungnya Pinterest membuat ini sangat mudah bagi Anda untuk mencari tahu! Cukup mampir ke Pinterest, ketik beberapa kata kunci umum Anda, misalnya ‘Kuliner’, tekan ‘enter’ dan lihat apa yang disarankan Pinterest dan Anda bisa menggunakannya.

Pinterest juga memiliki sesuatu yang disebut ‘dipilih untuk Anda’, yang merupakan pin dipilihkan Pinterest berdasarkan minat penggunannya. Jika Anda tidak menggunakan kata kunci, maka akan sulit bagi Pinterest untuk menemukan pin Anda dan merekomendasikannya kepada orang lain yang mungkin menjadi pengikut setia pin Anda.

3/ Jadwalkan pin Anda
Setelah semuanya berjalan, Anda bisa membuat sistem untuk menambahkan konten ke Pinterest Anda secara rutin. Misalnya, setiap kali Anda mempublikasikan posting blog baru, pasang juga ke Pinterest. Pining konsisten akan memompa SEO Pinterest dan menempatkan konten Anda di halaman pengguna lainnya. Untuk penjadwalan konten di Pinterest, Anda bisa menggunakan dua aplikasi yang populer dipakai seperti BoardBooster dan TailWind.

Saat membuat penjadwalan, sangat disarankan untuk memasukkan konten sendiri dan konten orang lain. Seringkali, kita tidak melihat banyak lalu lintas dari Pinterest, itu karena kita tidak cukup menampilkan produk sendiri. Bidik 20-30 persen konten Anda sendiri dan 70-80 persen konten orang lain di papan Anda. (f)

Baca Juga: 
PENTINGNYA BRANDING UNTUK KULINER LOKAL INDONESIA
CINDY ALVIONITA, WARUNK UPNORMAL GROUP: 'MENJUAL' CABAI DI POSTINGAN SOSIAL MEDIA
PERLU TAHU 7 HAL TENTANG SOSIAL MEDIA INI AGAR TIDAK KETINGGALAN ZAMAN



 

 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article