Marketing & Services

6 Hal Sederhana Ini Bikin Konsumen Melirik Konten Sosial Media Anda!

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: @igormiske Unsplash.com

Sudah tak dipungkiri lagi kalau sosial media kini memiliki peranan yang sangat besar dalam memperkenalkan dan memasarkan usaha atau brand. Apalagi faktanya, Indonesia termasuk ke dalam 5 negara pengguna Facebook dan Instagram terbanyak di seluruh dunia. Sehingga sosial media menjadi media baru untuk mempromosikan brand atau produk. 

Menurut trends 2017, setiap harinya lebih dari 8 miliar video dengan total durasi sekitar 100 juta jam telah ditonton di Facebook. Lebih dari 500 juta jam dihabiskan untuk menonton video setiap harinya di Youtube. Diprediksi hingga tahun 2020, konsumsi video di internet akan meningkat hingga 80%. 

Dengan banyaknya konten yang beredar di sosial media, menurut Roby Bagindo, Produser Eksekutif Masak TV dan Tastemade Indonesia, sudah selayaknya pebisnis yang ingin memasarkan produk atau barnd-nya di sosial media harus mempersiapkan kontennya agar menarik dan dilirik pengguna sosial media yang menjadi target marketnya. “Untuk itu dibutuhkan konten yang menarik dan bagus agar inbound marketing menjadi sukses,” ungkap Roby.

Dalam acara Wise Women Entrepreneur Masterclass yang berlangsung di Pontianak pekan lalu (22/9/2018), Roby pun berbagi tip 6 hal yang harus diperhatikan dalam membuat konten di sosial media:

1/ Buat akun khusus untuk usaha, jangan jadikan satu dengan akun pribadi. Hal ini sangat berguna dalam memperkenalkan brand/usaha dan followers akun bisnis Anda memang orang-orang yang tertarik pada brand.

2/ Perhatikan target pasarnya. Jika 25 tahun ke bawah, gunakanlah Instagram. Jika 25 tahun ke atas lebih gencarlah di Facebook. Sebelum memulai posting sesuaikanlah postingan, gaya dan bahasa dengan target konsumen.

3/ Perhatikan kebiasaan pengguna masing-masing sosial media. Di Instagram penggunanya lebih suka melihat gambar dan video yang durasinya tidak terlalu panjang. Jangan lupa untuk menggunakan fitur Instagram story, agar tak terlalu spamming. Sedangkan di Facebook, behavior users-nya adalah menonton video tanpa suara, jadi sertailah dengan teks bisa dalam bentuk subtitle ataupun caption.

4/ Buatlah konten yang story telling agar jumlah interaksi dan impresi lebih besar. Misalnya jika produk yang dipasarkan adalah jasa laundry. Maka, ceritakan mengapa baju yang bersih itu penting, manfaat dari menggunakan jasa laundry, fasilitas dan kelebihan dibandingkan jasa laundry lainnya, hingga siapa saja yang sudah menggunakan jasa tersebut.

5/ Fotolah produk dengan komposisi yang benar. Perhatikan lighting, background dan foreground -nya. Kunci utama dari semuanya adalah lighting alias pencahayaan. Sebelum mengeksekusi fptp produk Anda, cobalah berselancar di Pinterest untuk mencari inspirasi sebanyak-banyaknya. Pelajari dan pahami teknik fotografi dasar, walaupun nantinya Anda memakai jasa fotografer, setidaknya hal ini akan memudahkan Anda untuk mendapatkan hasil foto sesuai yang diinginkan.

6/ Berkolaborasi dengan influencer atau brand lainnya. Dengan memanfaatkan akun influencer atau selebgram yang memiliki followers banyak tentunya akan membuat brand/usaha lebih dikenal di kalangan pengguna sosial media. (f)

Baca Juga: 
WISE WOMEN ENTREPRENEUR MASTERCLASS PONTIANAK BELAJAR TENTANG LAPORAN KEUANGAN DAN STORY TELLING UNTUK PRODUK
PERHATIKAN RATING & REVIEW DI WEBSITE ANDA
MATERI ROBY BAGINDO, FOOD ON SOCIAL MEDIA
 

 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article