Marketing & Services

7 Strategi Memilih Endorser Produk

oleh Nuri Fajriati

Foto: Fotosearch


Menurut Tuhu Nugraha, pakar digital marketing, selain aktris, aktor, ataupun penyanyi, beberapa sosok berikut ini sangat berpotensi Anda jadikan endorser. 
 
1/ Selebritas. Tak terbatas yang muncul di televisi atau layar lebar, selebritas lokal seperti penyiar radio, atlet, atau selebritas media sosial juga bisa jadi pilihan. Seorang selebritas dengan banyak followers pun, ketika menjalankan sebuah bisnis, tetap membutuhkan jasa selebritas lain untuk memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak pembeli.

2/ Online influencer. Yang penting diperhatikan, menurut Tuhu, munculnya platform atau media baru akan melahirkan bintang baru. Belum tentu orang yang menjadi bintang di media yang satu akan menjadi bintang di media lain. Misalnya, seorang yang kondang di Twitter belum tentu akan memiliki pengikut dan pengaruh yang sama besarnya di Instagram. Seorang blogger yang memiliki tulisan bagus, belum tentu akan berhasil menggaet banyak pemantau saat menjadi vlogger. Karena itu, lakukan riset terus-menerus untuk menentukan sosok yang tepat untuk meng-endorse produk Anda.

3/ Personal. Ini biasanya terjadi di kalangan sosialita kelas atas yang biasanya ingin sesuatu yang eksklusif, yang barangnya tidak mau disamakan dengan selebritas biasa. Umumnya, para sosialita itu saling bersaing. Jadi, saat Anda meminta salah satu sosialita untuk menjadi endorser produk Anda, bukan tak mungkin sosialita lainnya tak mau kalah. Salah satu cara yang paling tepat adalah mendekati salah satu orang yang paling vokal dalam sebuah komunitas atau groupchat di kalangan sosialita.
 
Tuhu menambahkan, strategi endorsement tak menghabiskan banyak biaya, asalkan dikemas dalam gimmick kreatif. Produk lipstik misalnya. Mempromosikan warna andalan ataupun kemasan lipstik yang menarik terbilang sudah biasa. Namun, bila cara meng-endorse lipstik melibatkan seorang model pria berwajah tampan yang berperan sebagai petugas delivery, tentu akan menyisakan cerita menarik.
“Makin seru cerita yang ada,  makin besar pula kemungkinan orang membeli produk Anda,” pungkas Tuhu.
 
Bila Anda sudah menemukan endorser yang tepat, jangan lupa melakukan hal-hal berikut ini:

1/ Untuk mengetahui ketepatan endorser, jangan ragu bertanya kepada pelanggan baru, dari mana ia mendapat referensi. Bila ia mendapatkannya dari endorser, berarti sosok endorser yang Anda pilih sudah tepat. Ini bisa menjadi bahan untuk ’menilai’ endorser yang Anda pilih.

2/ Pantau tanggapan follower orang yang Anda minta untuk meng-endorse, terutama  saat ia memasang status yang berhubungan dengan  produk Anda.

3/ Buat kode voucher potongan harga khusus untuk  tiap orang yang Anda endorse, yang dicantumkan dalam media sosial mereka. Misalnya, Dian Pelangi yang di-endorse hijup.com menulis, ”Dapatkan potongan harga senilai Rp50.000 dengan menggunakan kode voucher HIJUPXDP9xxx.” (f)

 

Nuri Fajriati
-
Share This :

Trending

Related Article