News

#WomenWill Surabaya: 4 Fakta Bisnis Digital yang Penting Diketahui Wanita Wirausaha

oleh Novita Permatasari

Foto: Novita Permatasari

Setelah sukses dengan acara Women Will di Jakarta dan Bandung, femina bekerja sama dengan Google Indonesia menggelar acara Women Will di Surabaya pada Kamis (15/ 6) lalu. Bertempat di gedung Dyandra Convention Center Surabaya, sekitar lebih dari 1.400 wanita berkumpul dengan tujuan yang sama, yakni ingin menjadi wanita yang lebih maju dan melek teknologi.
 
Di tengah ‘lautan merah’ para peserta Women Will, keempat pembicara hadir untuk berbagi semangat dan inspirasi untuk membakar semangat arek Surabaya. Mereka adalah Fibriyani Elastria, Consumer Product Marketing Manager Google Indonesia; Nadia Saib, Founder Wangsa Jelita; Fida Heyder, Kepala Marketing UMKM Google Indonesia; Ida Widyastuti, pemilik Roemah Snack Mekarsari yang juga merupakan Wanita Wirausaha femina dan Leonika Sari Njoto, founder aplikasi donor darah Reblood. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga turut hadir mengawali berlangsungnya acara ini.
 
Selain bisa menimba ilmu, di acara Women Will Surabaya, para peserta juga bisa berkonsultasi di berbagai booth platform Google, seperti Google My Business (GMB) dan Gapura Digital. Peserta juga bisa saling menginspirasi lewat pesan-pesan yang digantungkan di Pohon Inspirasi Google. Setelah setengah hari penuh belajar bersama Google Indonesia, kegiatan pun ditutup dengan berbuka bersama.

Berikut 5 fakta seputar bisnis digital yang penting untuk diketahui para pebisnis yang berniat mengembangkan usahanya.
 
1/ “Sebanyak 47% wanita tidak menggunakan teknologi untuk bisnisnya dan 32% tidak tahu bagaimana memaksimalkan internet,” terang Fibriyani. Oleh sebab itulah ia menggaungkan acara Women Will untuk mengajak wanita Indonesia lebih peduli dengan pentingnya melek digital.
 
2/ Fakta menarik juga ditemukan oleh Fida. “Dari 100 juta lebih pengguna internet di Indonesia, 82% mencari info toko melalui mesin penelusuran,” ucapnya. Oleh sebab itu Fida pun  mengajak peserta untuk memaksimalkan internet untuk mengembangkan bisnis.
 
Caranya, pastikan bisnis Anda ramah dan mudah ditemukan di mesin pencari, seperti Google. Untuk itu, Anda bisa menggunakan fitur Google My Business yang merupakan platform gratis dari Google yang memungkinkan bisnis ditampilkan di Google Penelusuran, Maps dan Google+.
 
3/ Nadia: Bahwa untuk mencapai keberhasilan dalam bisnis, wanita harus mengubah budaya yang ada agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak orang. “Pahami value yang kita yakini, buat support system, kemudian temukan dan fokus pada kekuatan yang dimiliki,” tegas Nadia.
 
4/ Bisnis sosial berbasis aplikasi memudahkan pengguna untuk mengakses informasi dan semakin banyak berbuat kebaikan. Contohnya, Reblood yang digagas oleh Leonika.
 
Aplikasi ReBlood ini akan mengingatkan penggunanya agar tetap menjaga kondisi tubuh sebelum datang ke lokasi donor agar beristirahat dengan cukup dan lolos tes uji. ReBlood sendiri kini sudah diunduh oleh lebih dari 10.000 pengguna di seluruh Indonesia. Keuntungan diperoleh dari setiap aplikasi yang diunduh dan promosi produk yang tampil di aplikasi.
 
Sebagai pembicara terakhir, Leonika berbagi soal latar belakang ia membuat aplikasi ReBlood. “Data dari PMI tahun 2016 menyatakan karena banyak calon pendonor yang tidak lolos tes, Indonesia masih kekurangan 1 juta kantong darah dari 5,1 juta kebutuhan setiap tahunnya,” tegasnya. (f)
 

 

Novita Permatasari
-
Share This :

Trending

Related Article