News

7 Cara Memasuki Pasar Kawasan Afrika

oleh Desiyusman Mendrofa

Foto: Pixabay

Kawasan Afrika merupakan alternatif tujuan ekspor Indonesia, mengingat populasinya mencapai 1,2 miliar jiwa (2016). Adapun beberapa komoditi yang sangat potensial untuk diekspor ke kawasan Afrika yaitu, minyak sawit, tekstil dan produk tekstil, produk kertas, sabun pembersih, dan margarine.
 
Untuk mendukung peningkatan nilai ekspor ke Afrika, pemerintah RI telah menyediakan dana sebesar Rp1,3 triliun yang dikelola oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Dana tersebut diperuntukkan untuk memberikan pembiayaan kepada para eksportir, yang bisa dimanfaatkan untuk asuransi atas kegagalan ekspor, kegagalan bayar, atau investasi di luar negeri dan risiko politik. Serta beberapa manfaat lainnya.

Marolop Nainggolan, Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan RI, mengatakan untuk membangun jaringan sekaligus memperkenalkan pasar kawasan Afrika kepada eksportir Indonesia, Kementerian Perdagangan telah melakukan berbagai cara. Salah satunya mempertemukan pengusaha atau eksportir Indonesia dengan buyer dari Afrika.
 
“Di berbagai pameran perdagangan, baik di dalam maupun luar negeri kami mempertemukan pengusaha Indonesia kepada buyer dari Afrika,” kata Marolop dalam sebuah forum diskusi yang diselenggarakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Jakarta beberapa waktu lalu.
 
Berikut adalah beberapa cara untuk bisa memasuki pasar di Kawasan Afrika:
 
1/ Pilih negara tujuan ekspor yang tepat berdasarkan product-market fit, pertimbangan kerjasama blok regional di Afrika, dan pemahaman bahasa dan budaya setempat.
 
2/ Lakukan market test.
 
3/ Lakukan peninjauan secara langsung ke negera-negara yang menjadi target pasar dengan memanfaatkan kehadiran kedutaan atau konsulat perwakilan Indonesia, Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), mengikuti kunjungan dalam rangka misi dagang pemerintah RI, dan partisipasi dalam konferensi bisnis di negara-negara di Kawasan Afrika.
 
4/ Minta dukungan pemerintah untuk dapat memasuki pasar Afrika termasuk memberikan pembiayaan pada transaksi jangka panjang.
 
5/ Bangun jaringan dengan partner dan suppliers potensial sebelum melakukan perjanjian dagang.
 
6/ Berdayakan talenta-talenta lokal di masing-masing negara.
 
7/ Manfaatkan platform bisnis di Afrika seperti Africa Business Venture yang bisa membantu perusahaan mencari layanan dukungan bisnis seperti pengacara dan lainnya. (f

Baca Juga:

5 Bisnis Pesepak bola di Piala Dunia, Dari Neymar Hingga Ronaldo

5 Komoditi Potensial Ekspor ke Pasar Afrika, Salah Satunya Produk Tekstil


 

 

Desiyusman Mendrofa
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article