News

Bukalapak Jadi Nomor Satu di Survei Loyalitas Pelanggan E-Commerce

oleh Rahma Wulandari

Foto: Stocksnap.io
 
Pengalaman belanja yang menyenangkan di Bukalapak mengantarkan e-commerce ini meraih loyalitas pelanggan tertinggi berdasarkan survei Hachiko, sebuah perusahaan yang memiliki spesialisasi Net Promoter Loyalty di Indonesia, BukaLapak meraih nilai Net Promoter Score (NPS) sebesar 6,21% di kategori e-commerce. Di posisi selanjutnya, secara berurutan ada Tokopedia, OLX, Blibli, dan Lazada.
 
Angka yang menggambarkan kepuasan dan loyalitas pelanggan itu diukur berdasarkan layanan yang diterima konsumen dalam sebuah perusahaan atau produk. Pelanggan dibedakan menjadi tiga kategori yaitu:
1/ Promoter, pelanggan cenderung antusias terhadap produk atau jasa sebelum mereka memutuskan untuk membeli atau menggunakannya.
2) Passive, pelanggan merasa puas dengan produk atau jasa namun tidak antusias dan sewaktu-waktu dapat pindah ke produk atau jasa yang lebih menarik.
3/ Detractor, pelanggan yang tidak memiliki pengalaman yang baik terhadap produk atau jasa. 
 
Survei itu dilakukan lewat metode wawancara terhadap 1000 responden dengan rentang usia 17-45 tahun di 7 kota besar di Indonesia dengan SES A, B dan C pada bulan Agustus hingga September 2016. Responden terpilih untuk kategori e-commerce adalah responden yang telah melakukan transaksi pembelian di salah satu situs e-commerce minimal 1 kali dalam 6 bulan terakhir dan menyebutkan salah satu situs e-commerce yang paling sering digunakan.
 
Para pelanggan promoter mengakui mereka lebih memilih BukaLapak karena navigasi situs web dan aplikasi yang ramah untuk pengguna, produk yang lengkap, pelayanan pelanggan dan promosi yang menarik. Survei ini juga mengukur sisi emosi pelanggan atau Net Emotional Value (NEV). Para promoter mengakui mereka suka mengeksplorasi menu dan tampilan produk di BukaLapak.
 
Dalam pernyataan resminya, pendiri dan CEO BukaLapak, Achmad Zaki menyatakan hingga saat ini jumlah harian transaksi di Bukalapak mencapai Rp50 milliar. Selama setahun terakhir, jumlah penggunanya meningkat hingga lebih dari 130% dan mencapai 11,2 juta pengguna. (f)
 
Baca juga:

Kiat Memanfaatkan Data Konsumen Untuk Mendongkrak Penjualan dari Reynazran Royono (Pendiri & CEO Snapcart) dan Tom Malik (CCO Dattabot)

UKM Indonesia: Saatnya ‘Berlari’ Lebih Cepat di 2017

 

Rahma Wulandari
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article