News

Facebook Untuk Orang Tua?

oleh Yoseptin Pratiwi

Foto: Pixabay
 
Resmi sudah kalau Facebook memang disukai orang-orang tua. Remaja dan dewasa muda meninggalkan sosial media ciptaan Mark Zuckerberg ini, karena Facebook popular di kalangan usia 55 tahun ke atas, demikian laporan yang dirilis Guardian.com, baru-baru ini.
 
Di Inggris, pada tahun 2018 ini, ada 2,2 juta orang berusia 12 sampai 17 tahun dan 4,5 juta yang berusia 18 sampai 24 tahun yang secara regular akan menggunakan Facebook. Namun, angka ini menurun 700.000 orang dari tahun 2017.  
 
Hal ini dikarenakan, menurut laporan eMarketer, orang muda memilih menggunakan platform lain seperti Snapchat. Data juga mengungkap, mereka yang berusia lebih dari 55 tahun, secara demografi akan menjadi terbesar kedua total pengguna Facebook.
 
Laporan ini juga menerangkan, sejauh ini Facebook memang bisa mempertahankan pengguna muda untuk bergeser ke Instagram, yang sudah mereka beli pada tahun 2012. Namun, kehadiran Snapchat ternyata mulai berpengaruh.
 
“Facebook memilik problem dengan anak muda,” ujar Bill Fisher, analis senior dari EMarketer, Inggris.  Menurut Fisher, forecast ini bukan sekedar teori, karena meski sejauh ini masih bisa menggiring perpindahan ke Instagram, namun sudah mulai muncul gejala kalau anak-anak muda pengguna sosial media lebih menyukai Snapchat. “Selama tiga tahun terakhir, rating Snapchat meningkat dua kali lipat di Inggris,” ujar Fisher.
 
Sementara, menurut laporan yang sama, pertumbuhan user Facebook yang terbesar di Inggris adalah dari kelompok usia 55 tahun ke atas, yaitu sebanyak 500.000 pengguna baru pada tahun ini. Sehingga tahun ini akan ada 6,5 juta total pengguna facebook dari kelompok umur 55-65 tahun.
 
Ada beberapa faktor yang menyebabkan gejala ini. “Pertama, orang tua memang termasuk yang terlambat ikut menikmati ‘pesta’ internet, namun mereka toh bisa beradaptasi untuk menggunakannya. Dan dengan fitur video dan foto di facebook, mereka ingin bisa mengikuti kehidupan sosial anak-anak dan cucu-cucu mereka,” ujar Richard Broughton, analis dari Ampere.
 
Facebook sendiri, juga telah mengubah algoritmanya, yaitu akan memprioritaskan postingan dari teman-teman dan keluarga, sambil mengurangi jumlah konten non-advertising dari publishers dan brands. Menurut Zuckerberg, hal ini untuk memastikan waktu yang dihabiskan pengguna untuk ‘bermain’ Facebook tidaklah sia-sia.  
 
Zuckerberg juga menambahkan, tahun 2017 merupakan tahun yang berat, karena harus menghadapi berbagai isu termasuk maraknya hoax. Apalagi dengan tudingan hoax dari Rusia mempengaruhi pemilihan presiden Amerika dengan Donald Trump sebagai pemenang.
 
Meski begitu, Facebook tetap menjadi media sosial yang paling popular di Inggris dengan total pengguna 32,6 juta per tahun ini. Instagram menyusul di tempat kedua dengan 15,7 juta pengguna dan diperkirakan akan meningkat menjadi 18,4 juta dan Snapchat dari 14,8 juta akan menjadi 16,2 juta. Sementara Twitter dari 12,4 juta pengguna diperkirakan tahun ini akan menjadi 12,6 juta pengguna. (f)

Trik Memasarkan Produk di Facebook
Cindy Alvionita, Warunk Upnormal Group: 'Menjual' Cabai Di Postingan Sosial Media


 

 

Yoseptin Pratiwi
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article