News

IWF2018: Mendorong Wanita Agar Mandiri Ekonomi

oleh Reynette Fausto

Foto: dok. femina

Svida Alisjahbana, CEO Femina Grup yang membuka acara Indonesia Women’s Forum (IWF) 2018 di Hari Pertama yang mengambil tema Wanita Mandiri Ekonomi, menyampaikan betapa pentingnya peran teknologi digital bagi wanita wirausaha.
 
”Dengan mengenalkan digital kepada mereka, maka wanita akan mandiri dan independen secara ekonomi,” ujar Svida di hadapan peserta yang memenuhi ruang Ampitheatre Ciputra Artpreneur, pada 8 Agustus lalu.
 
Dengan keterampilan teknologi digital, maka wanita akan terhubung dengan wanita lainnya dalam menjalankan usaha mereka. ”Dari rumah, para wanita bisa memiliki usaha dan terhubung secara global di seluruh dunia,” ujarnya.
 
Svida berharap penggunaan teknologi digital akan meningkatkan usaha perempuan hingga 80 persen kemajuan usaha. Apalagi secara jumlah,  mayoritas pengusaha UMKM di Indonesia adalah wanita. Dari data yang diperoleh, 25 juta pelaku UMKM adalah perempuan yang menyumbang 56.5 persen pendapatan domestik bruto. 
 
Head of Marketing Google Indonesia, Veronica Utami, pun menyampaikan peran krusial wanita bagi peningkatan usaha mereka. Apalagi, UKM di Indonesia mayoritas dijalankan oleh wanita.
  “Dari hasil penelitian Google Indonesia, bisnis yang menggunakan digital mengalami 80 persen lebih cepat daripada yang tidak menggunakannya,” ungkap Veronica.
 
Itu sebabnya, Google Indonesia menginisiasi pelatihan kewirausahaan dan penggunaan teknologi digital sejak tahun 2015. Secara total, Google Indonesia telah melatih lebih dari 1 juta UKM melalui kombinasi antara pelatihan langsung dan program pelatihan digital, seperti Gapura Digital dan Womenwill.
 
“Ini menjadi kontribusi Google dalam membantu pemerintah untuk menjadikan Indonesia negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020,” kata Veronica.
 
Lewat kolaborasi IWF 2018 dengan Google Indonesia, ada 3 Masterclass yang dihadirkan oleh program Womenwill di IWF 2018. Tiga kelas Masterclass ini mengajarkan usaha yang berbasis digital. Diantaranya: Tingkatkan Produktivitas dan Tip Mengelola Usaha Dengan Digital, Tingkatkan Kemampuan Berkomunikasi di Era Digital dan Pentingnya Pemasaran Lewat Online.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani menyatakan apresiasinya terhadap IWF 2018. Menurutnya, selain mayoritas menjadi pelaku usaha, wanita pun menjadi konsumen yang kuat dalam ekonomi.
 
“Untuk itulah pemerintah berupaya memperkuat ekonomi digital bagi perempuan. Caranya, memperluas dan memperkuat pelaku ekonomi digital perempuan melalui edukasi dan sosialisasi. Kedua, meningkatkan akses permodalan, akses pasar, dan penguasaan teknologi agar dapat memperluas dan memperdalam pasar ekonomi digital. Dan terakhir, membangun jaringan kelembagaan ekonomi digital perempuan,” kata Puan Maharani dalam keynote speech-nya di IWF 2018. (f)

 Baca Juga:
Womenwill Ingin Dongkrak Digital Literacy Wanita Pengusaha Di Ajang Indonesian Women’s Forum 2018
 

 

Reynette Fausto
-
Share This :

Trending

Related Article