News

Kemenkes Meresmikan E-Licensing, Mengurus Ijin Produk Farmasi Tinggal Klik Saja

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan

Dalam rangka percepatan kemudahan melakukan usaha di bidang produksi dan distribusi kefarmasian, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengembangkan sistem sertifikasi sarana produksi dan distribusi produk kefarmasian berbasis online yang dinamakan E-Licencing.
 
E-Licencing merupakan sistem yang digunakan dalam sertifikasi produksi dan distribusi kefarmasian, monitoring evaluasi, hingga manajemen risiko. Sistem ini terintegrasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM), dan Balai POM.

Baca Juga: Kisah Sukses: Yolanda Sari dan Primrose Garden, Jamu Praktis untuk Semua

Sistem perijinan baru ini diresmikan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Farid Moeloek, didampingi Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim; Sekretaris Jenderal Kemenkes, Untung Suseno Sutarjo; Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Maura Linda Sitanggang, dan Kepala Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes, Usman Sumantri, dalam rangkaian acara pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2018 yang diselenggarakan di International Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang, selasa (6/3).
 
Dalam rilis yang dikeluarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI, E-Licencing ini diperuntukkan bagi industri farmasi, industri obat tradisional, industri ekstrak bahan alam, industri kosmetika, dan pedagang besar farmasi (PBF). Penerapan sistem ini kedepannya diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, efektifitas, dan efisiensi dalam penyelenggaraan sertifikasi kefarmasian. (f)

Baca Juga:
Bisnis Kesehatan Maju Pesat
3 Hal Paling Dicari dari Layanan Digital
 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article