News

Kesempatan Emas, Berkembang Menjadi Sociopreneur dan Mendapat Modal Rp250 juta

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: Kapal Api

Wahyu Setiawan, seorang tuna netra memiliki mimpi membuka lapangan pekerjaan bagi penyandang disabilitas seperti dirinya agar dapat lebih mandiri. Meski masih berbentuk konsep, ia yakin bisa mewujudkan wirausaha sosialnya tersebut suatu saat nanti.
 
Rasa optimis inilah yang berusaha dibangun program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu yang diselenggarakan Kopi Kapal Api. Lewat kegiatan Appreanticeship, Kapal Api mengajak para calon wirausaha sosial untuk membangun jejaring dengan pelaku sociopreneur.
 
“Melalui kegiatan Apprenticeship, kami memberikan kesempatan kepada anak muda yang ingin mendapat ilmu seputar sociopreneurship dan tertarik menjadi wirausaha sosial dengan mendapatkan pengalaman dan merasakan dinamika kerja secara langsung di lingkungan kerja para pelaku usaha sosial Indonesia yang telah sukses di bidangnya,” jelas Johnway Suwarsono, Group Brand Manager Kapal Api.
 
Sejak dibukanya pendaftaran pada pertengahan Juli lalu, antusiasme mereka yang ingin mengikuti kegiatan ini cukup tinggi. Kegiatan ini diadakan di 6 kota besar (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Malang) secara serentak pada tanggal 23 – 27 Juli 2018.
 
Di setiap kota akan ada lima peserta terpilih yang berhak mendapatkan kesempatan pembekalan ilmu seputar menjalankan usaha sosial yang berdampak dan berkelanjutan serta pelatihan secara langsung bersama mentor. Tidak hanya pemahaman dalam bentuk teori namun menciptakan pengalaman melalui keterlibatan langsung dengan komunitas dari setiap wirausaha sosial para mentor.
 
Salah satu mentor yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Andhika Mahardikafounder Agradaya, sociopreneur  yang bergerak di bidang produsen rempah. Selama lima hari, para peserta termasuk Wahyu menjalankan kegiatan apprenticeship di Agradaya dan berkesempatan untuk melihat langsung proses produksi rempah dan bertemu dengan para petani mitra di Perbukitan Menoreh. Lewat kegiatan ini, para peserta juga mendapat pembekalan bagaimana menganalisa sosial bisnis sehingga menghasilkan solusi sesuai dengan identifikasi permasalahan dan menerapkannya untuk menciptakan produk atau layanan dari sudut pandang konsumen. 

Setelah kegiatan Apprenticeship yang berjalan di 6 kota besar, selanjutnya akan ada Workshop Sociopreneurship bersama PLUS (Platform Usaha Sosial) di Jakarta (7 Agustus 2018), Bandung (9 Agustus 2018), Yogyakarta (14 Agustus 2018), Semarang (16 Agustus), Surabaya (21 Agustus 2018) dan Malang (23 Agustus 2018). Workshop ini terbuka untuk umum dengan melakukan pendafataran melalui platform www.secangkirsemangat.id
 
Rangkaian program dan gerakan wirausaha sosial Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu akan berlangsung hingga Februari 2019 – didukung oleh sociopreneur Indonesia yang telah sukses di bidangnya. Para calon wirausaha social usia 20-35 tahun dapat mendaftarkan proposal usaha sosialnya melalui platform www.secangkirsemangat.id hingga 30 September 2018.
 
Di akhir periode program, peserta terbaik akan ditetapkan sebagai pemenang dengan hibah modal usaha hingga Rp250 juta dan kesempatan mentoring bersama Yoris SebastianFounder & Creative Thinker OMG. (f)

Baca Juga: 
BUKU PANDUAN BERWIRAUSAHA SOSIAL DARI DBS DAN UKMC FEB UNIVERSITAS INDONESIA
KIAT MENJADI SOCIAL ENTREPRENEUR DARI WANGSA JELITA

 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article