News

Pentingnya Mengetahui Faktor Penting dalam Menjalankan Bisnis di Service Industry

oleh Wanita Wirausaha Femina

Foto-foto: Hermawan
(ki-ka) Bayu Ramadhan, Trishi Setiayu, Rima Wirasakti.
 
Saat ini, tidak sedikit brand-brand yang sukses bergerak di bidang service atau jasa. Dalam bisnis berbasis servis, personality atau kepribadian sangat penting untuk membuat produk yang ditawarkan menjadi lebih menarik dan terlihat lebih baik di mata konsumen.

Dalam Indonesian Women’s Forum 2018 hari pertama yang bertema: Wanita Mandiri Eknomi, dihadirkan Masterclass yang bertemakan “Personality Sebagai Kekuatan Produk” sebagai kunci keberhasilan sebuah bisnis yang berbasis servis. Baik untuk membangun citra yang layak di depan konsumen untuk menggunakan jasa kita sebagai penyedia usaha, atau juga untuk membangun citra yang baik dan bisa dipercaya oleh partner bisnis.

Menurut Rima Wira Sakti sebagai owner Itje Her Salon, setiap orang yang bekerja di bidang jasa tidak hanya membutuhkan hard skills seperti keterampilan, tetapi juga membutuhkan soft skills, seperti kesopanan, dispilin, kerja sama yang baik dan juga loyalitas. Itulah yang akan menentukan apakah konsumen akan kembali menggunakan jasa di Itje Her atau tidak.
Rima selalu menerapkan training baik itu hard skills dan soft skills kepada semua karyawan di Itje Her. Selain itu, Rima mempunyai cara khusus untuk membuat karyawannya menjadi disiplin, yaitu “walk the talk” atau seperti menerapkan aturan yang ia buat untuk dirinya sendiri.

 
Jika ia disiplin terhadap peraturan tersebut, maka karyawannya juga akan melihat dan sadar untuk berlaku disiplin.
Selanjutnya berbicara tentang membangun kredibilitas yang menjadi kunci di bidang jasa. Pr agensi bidang jasa konsultan, membangun kredibilitas yang menjadi kunci di bidang jasa.

Menurut Trishi Setiayu sebagai co-founder dari Image Dinamics Pr Agency, Image Dynamics sendiri memegang dua nilai utama dalam menjalankan bisnis, yaitu passionate dan respectful. Dalam Image Dynamics, respectful adalah akar untuk membangun kredibilitas. Berawal dari menghormati klien, menghormati media bahkan juga menghormati tim sendiri. Dengan memegang dua kunci utama tersebut, Image Dynamics bertahan dan berdiri kokoh dari tahun 2005.

Beralih ke Moka, Moka adalah bisnis cloud-based Point of Sale (POS). Moka sendiri hadir untuk mempersingkat waktu dalam melayani customer dibandingkan ketika menggunakan kalkulator, atau mencatat di nota penjualan.

Moka menyediakan tools yang dengan mudah dapat diunduh di ponsel yang terintegrasi oleh card reader yang dapat memberikan pilihan untuk customer untuk membayar secara debit atau dengan credit card. Selain itu, Moka juga memberikan report penjualan, dan juga dapat melacak inventaris toko.
 

Tidak melewatkan kesempatan bertanya.

Moka juga dapat mendapatkan feedback langsung dari customers dan menyediakan analitik untuk memberikan informasi tentang item apa saja yang menjadi favorit atau paling laris terjual, item apa saja yang telah habis persediaannya. Menurut  Bayu Ramadhan sebagai Vice President Branding & Marketing MOKA dengan kemudahan atau dengan memanfaatkan teknologi dengan sebaik-baiknya yang membuat sebuah usaha dapat terus bertahan dan berkembang. (f)


 

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article