News

PT Sariwangi Pailit! Bagaimana Nasib Teh Sariwangi?

oleh Wanita Wirausaha Femina

Foto: dok.femina

Kaget mendengar produsen teh ternama ini akhirnya pailit pada tanggal 17 Oktober 2018? Padahal, produk Teh Sariwangi dengan berbagai macam variasinya selalu dijual dimana-mana, bahkan menjadi top of mind jika berbicara soal teh celup.
 
Jadi, apakah Teh Sariwangi akan hilang dari pasaran? Tak perlu khawatir, karena teh ini tetap bisa dijumpai di toko langganan. 
 
PT Sariwangi Agricultural Estate Agency (SAEA) memang merupakan produsen pertama teh bermerek Sariwangi. Inovasinya bahkan tertoreh dalam sejarah teh Indonesia sebagai pelopor teh celup. Kejayaannya mampu membuat Unilever melirik untuk membeli merek dagang tersebut di tahun 1989.
 
Namun demikian, PT SAEA tetap beroperasi sebagai perusahaan di bidang jual beli komoditas teh dan sebagai pemasok Teh Sariwangi. Sayangnya, pinjaman uang yang digunakan untuk pengembangan bisnis tidak bisa dikembalikan. Dikabarkan perusahaan ini beserta mitranya PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung, terjerat utang sebesar 1,5 triliun rupiah kepada sejumlah kreditur.
 
"Saat ini PT SAEA sudah tidak memiliki hubungan kerja sama lagi dengan Unilever yang menjadi produsen teh itu. Dan, Unilever tetap akan memproduksi Teh Sariwangi," ujar Maria Dewantini Dwianto, Head of Corporate Communication Unilever.
 
Menanggapi kasus ini, pakar teh Ratna Somantri selaku Humas Dewan Teh Indonesia turut angkat bicara. Kondisi PT SAEA bukanlah sebuah gambaran umum nasib perusahaan teh di Indonesia. Tak dipungkiri dunia teh Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah yang banyak, seperti tren penurunan jumlah lahan perkebunan. "Tapi beberapa tahun ini ada beberapa perkebunan yang justru menambah lahan mereka demi memenuhi permintaan pasar. Bahkan ada yang kesulitan memenuhi kebutuhan pasar karena demand yang besar," jelasnya. (f)

Baca Juga:
Bisnis Anda Bangkrut? Lakukan Hal Ini
Meminjam Bank di Kala Bangkrut

 

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article