News

Sukses Mengelola Usaha Dengan Digital Membuat Hobi Makan Diana Shafath Kastor Jadi Bisnis Sukses

oleh Wanita Wirausaha Femina

Foto-foto: dok. Femina

“Semakin sukses seseorang, semakin dia tidak pelit untuk membagikan ilmunya”, ujar Diana Shafath Kastor saat menjadi pembicara di Masterclass di Indonesian Women’s Forum 2018, 8 November lalu yang merupakan kolaborasi Femina Group dan Womenwill Initiative by Google. Berawal dari hobi makan, Diana mendirikan usaha di bidang kuliner yang bernama DND.

Kelas itu dihadiri peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pemilik usaha kecil, orang yang baru ingin berbisnis, pelajar dan sebagainya. Tema yang diangkat dalam Masterclass tersebut adalah “Tingkatkan Produktivitas dan Tips Mengelola Usaha Anda dengan Digital”.

Diana banyak memberikan tip kepada peserta mengenai bagaimana mendigitalisasikan bisnis agar lebih cepat berkembang, dari yang paling dasar seperti cara menggunakan e-mail, membuat akun Google My Business dan masih banyak lagi.

Selain itu, Diana juga memaparkan sikap yang harus dimiliki jika ingin menjadi pebisnis sukses. “Kita itu harus percaya pada diri sendiri”, ujar Diana. Dia juga mengatakan bahwa jangan pernah berharap sukses kalau kita saja masih sering mengatakan “tapi”.
Diana melanjutkan, “Bisnis itu bukan perkara modal. Bukan. Tapi perkara mental.”

Mendengar ucapan itu, peserta sontak mengangguk hampir serentak. Pembawaan Diana saat memberikan materi pun santai namun tetap sampai maknanya sehingga para peserta mengerti. Sesekali iapun bercanda untuk mencairkan suasana.

Ketika ditemui femina di samping stage, Diana mengatakan, “Saya menjual makanan yang saya doyan karena saya ingin orang senang ketika nerima makanannya. Passion saya bukan ketika masaknya, tapi ketika orang bisa menghargai hasil karya saya,” katanya.

DND sendiri sudah berjalan 4 tahun, namun baru go digital selama 2 tahun belakangan. Diana mengatakan dia menggunakan  Google My Business dan Google Drive karena sangat membantu dalam menjalankan bisnisnya.

Tidak sedikit jatuh bangun yang dialami Diana saat menjalankan bisnisnya ini. “Waduh… jatuh bangunnya ya pahit, Mbak”, ungkap Diana. “Kadang ada saat ketika penjualan menurun, seperti saat anak-anak masuk sekolah, padahal pada saat itu sedang banyak pengeluaran,” lanjutnya.
 

Namun, apabila bisnis sedang lesu, Diana memberikan tip, jangan kita berhenti melakukan kegiatan yang menimbulkan awareness. “Tujuannya agar orang tahu kalau kita masih ada,” tegasnya.
 
Fitria Febriyola, kontributor
 

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article