News

Teras Indonesia Apresiasi IKEA untuk Produk UKM Lokal

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: IKEA

Mengapresiasi produk lokal, IKEA menggelar Teras Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Pameran UKM ini berlangsung mulai 3 hingga 5 Agustus 2018 di IKEA Alam Sutera. Berlokasi di area pintu masuk toko, menampilkan tiga peserta UKM mitra YDBA dengan rangkaian produk unggulan yang menarik dan unik berupa aneka produk bordir dan batik khas Indonesia.
 
Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia mengatakan bahwa IKEA Indonesia konsisten melaksanakan kegiatan ini dalam rangka memperkenalkan produk-produk UKM yang sangat unik dan khas, juga digemari oleh para pengunjung.
 
”Ini merupakan pameran Teras Indonesia dimana produk pada pameran tersebut juga dapat dibeli oleh pengunjung IKEA. Kesempatan ini dapat menjadi tujuan unik berbelanja di IKEA Alam Sutera selama libur akhir pekan,” jelas Eliza.
 
Untuk meningkatkan keterampilan ketiga UKM yang berpartisipasi dalam membuat display produk yang menarik, tim Interior Designer IKEA memberikan pengetahuan tentang tip menata display yang menarik layaknya ritel berkelas internasional. 
 
Berencana berkunjung ke Teras Indonesia akhir pekan ini, berikut tiga UKM peserta pameran.  
 
1/ Tiari Design 

Dok: IKEA
 
Berangkat dari rasa hormat dan penghargaan terhadap warisan batik, Tiari Design didirikan tahun 2014. Sang pemilik, Desi Aditiarini mengaku ingin melesatarikan kecintaannya terhadap batik dan memanfaatkan tekstil sebagai sarana melayani masyarakat.
 
Dengan latar belakang desain interior dan grafis, ia lalu berkelana ke bisnis memproduksi aksesoris dan barang-barang kecil. Produknya antara lain: dompet koin, kantong kosmetik, tas jinjing, tas makanan siang, tas paspor, tas belanja, sampul buku doa, meja pelari, dan bantal penutup. Material yang digunakan menggunakan batik Pekalongan dan Tasikmalaya.
 
Tiari Design sekarang melayani basis pelanggan yang terus berkembang yang memasok suvenir acara dalam skala kecil hingga besar. Desi juga rajin ikut serta dalam berbagai pameran kerajinan lokal. Tiari Design saat ini menyediakan pembuatan suvenir yang dipesan secara online.
 
2/ Tarti Camelia Kreasi Bordir Bandung

Dok: IKEA
 
Tarti Camelia Kreasi Bordir Bandung dimulai dengan kemampuan pemilik di bidang jahit sejak tahun 2002. Dengan mencoba membuat usaha sendiri, awalnya Tarti Camelia Kreasi Bordir Bandung hanya menerima makloon jahitan dari garment.
 
Dari hobi menggambar, mereka lalu mencoba untuk membuat desain mukena, sajadah, dan busana muslim. Ternyata kreasi tersebut disukai dan dari waktu ke waktus emakin banyak peminatnya.
 
Tahun 2014, Tarti Camelia Kreasi Bordir Bandung mulai membuat home decoration. Kini, mereka juga fokus pada pengembangan inovasi desain bordir agar menghasilkan sebuah desain yang elegan dan eksklusif. 
 
3/ Batik Wardhoyo

Dok: IKEA
 
Berdiri tahun 2006 di kampung batik kauman Surakarta, awalnya Batik Wardhoyo hanya memasarkan laos dengan desain motif batik dan wayang. Tahun 2008, mereka bergabung dengan UMKM binaan YDBA.
 
Berbekal ilmu dan pelatihan, mereka mulai memproduksi batik dengan teknik print dan cap motif khas Solo yang punya ciri warna lembut dan tidak meninggalkan motif-motif yang sudah pakem seperti kawung, parang, sido mukti dan truntum.
 
Dengan berjalannya waktu, Batik Wardhoyo tidak lagi menjual batik berupa kain atau bahan, tapi sesuai permintaan pasar yaitu berupa dress, blouse, gamis, baju anak, kemeja, dan mereka juga menerima pesanan seragam baik untuk acara keluarga maupun seragam untuk sekolah. (f)

Baca Juga:
WISE WOMEN, STRATEGI PRICING UNTUK UKM
UKM WANITA PALING BANYAK MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL UNTUK PROMOSI BISNIS
GARA GARA PRESIDEN JOKO WIDODO, 5 PRODUK UKM INI JADI TREN

 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article