Kisah Sukses

RENO ANDAM SURI MERACIK SUKSES DARI TUNGKU (3)

oleh Wanita Wirausaha Femina



Untuk Mahasiswa hingga Vegetarian
Salah satu kehebatan seorang wirausaha adalah membalikkan kegagalan menjadi peluang. Itulah yang tampak pada Reno. Suatu kali ia membuat rendang daging sebanyak 10 kg. Karena terlalu semangat mengaduk, sebagian besar daging hancur. Daging utuh yang tersisa hanya 3 kg.


Tentu saja Reno gundah, karena ini berarti dia akan mengalami kerugian. Nyatanya, orang malah senang, karena bumbu rendangnya penuh dengan suwiran daging. Kejadian ini malah menerbitkan ide brilian untuk meluncurkan produk baru, Rendang Tacabiak, yaitu rendang berupa suwiran daging. “Jenis rendang ini sangat cocok disantap dengan makanan berkuah. Bahkan menjadi topping mi instan dan ramen,” tutur Reno, sambil menyuguhkan roti yang diisi suwiran daging rendang.


Diimpit oleh kompetisi, memancing Reno untuk terus berpikir kreatif. Baru-baru ini, misalnya, ia menelurkan varian baru, yaitu Rendang Pulut Itam untuk para vegetarian. Bahannya dari ketan hitam dan rasanya persis seperti rendang hati. Pokoknya, tak terasa seperti sedang jadi vegetarian, deh.


Tak sampai di situ, ia juga berpikir, membeli rendang 1 kg mungkin terlalu banyak untuk satu keluarga kecil. Karena itu, ia juga menyediakan alternatif kemasan seperempat kilogram (berisi 5 potong daging) untuk keluarga kecil. Bahkan, mahasiswa dan anak kos pun tak luput dari pertimbangannya. Menyadari bahwa harga rendang daging mencapai Rp200.000 per kg agak berat untuk kantong mahasiswa, Reno menyediakan kemasan individual berisi 2 potong daging seharga Rp20.000. Dengan begitu, semua orang punya kesempatan untuk mencicipi kelezatan Rendang Uni Farah.
Cokelat rasa pedas, sudah ada. Cokelat rasa rendang? Inilah yang sedang diracik formulanya oleh Reno, bekerja sama dengan Chocodot, merek cokelat dari Garut.

Untuk lebih memopulerkan rendang, Reno juga akan segera meluncurkan buku tentang filosofi rendang, dari pohon kelapa sampai tersaji di piring. “Saya survei ke Padang, mencari tahu rendang apa saja yang ada di sana. Dari perjalanan itu, saya jadi tahu bahwa sejak dulu rendang sudah ada dummy-nya. Jika orang Jepang menggunakan lilin untuk membuat dummy makanan, dummy rendang terbuat dari kayu,” tutur Reno, berapi-api.

Resep Sukses
1. Kuasai ilmu, dari produk, resep, hingga cara memasarkan, meskipun nantinya akan diserahkan kepada orang lain.
2. Selalu belajar. Akan ada ilmu baru yang pasti baik untuk bisnis kita.
3. Tetap berinovasi, karena inovasi selalu membedakan kita dari yang lain.
4. Pertahankan kualitas.
5. Perluas networking, karena membuka pintu rezeki dan ilmu.
6. Kerja keras, kerja tuntas, kerja ikhlas, bersyukur. (f)

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article