SDM

3 Trik Berkata ‘Tidak’ Pada Pegawai

oleh Naomi Jayalaksana

Dok: Pixabay
 

Meski posisi Anda sebagai pemilik usaha atau atasan, bukan berarti mudah untuk berkata ‘tidak’ pada bawahan atau pegawai. Alasannya beragam, dari tidak terbiasa, tidak enak hati, hingga takut tidak disukai karyawan. Namun, sebagai pemilik usaha, ada banyak prioritas kerja yang perlu Anda jaga agar ritme kinerja perusahaan berjalan lancar. 

Founder Daya Lima Family, sebuah jasa konsultan yang bergerak dalam bidang people strategist, Rozan Anwar membagi trik bagaimana berkata ‘tidak’, tanpa kehilangan wibawa.

1/ Perhatikan intonasi nada.
Sebagai pemimpin, Anda berada di relasi kuasa lebih tinggi dari staf yang Anda pimpin. Salah sedikit, bisa-bisa Anda dicap sebagai ‘diktator’ tak berhati. Dalam hal ini, intonasi nada dan ekspresi Anda memegang peranan terhadap keberhasilan ‘negosiasi’ dari penolakan Anda. Berikan atensi penuh terhadap argumen bawahan Anda dengan empati. Ucapkan kata ‘tidak’ dalam bahasa yang sopan, diikuti argumen yang berfokus pada komitmen tim, bukan pribadi.

2. Perbaiki komunikasi.
Kepemimpinan yang buruk berawal dari komunikasi yang buruk. Ketika Anda tidak menyetujui ide atau permintaan dari staf, jangan menolak dengan serta-merta. Meski Anda dalam posisi sebagai pembuat keputusan, luangkan waktu dan energi untuk menjelaskan mengapa pendapat, ide, atau permintaannya tidak bisa Anda penuhi.

3. Minta tanggapan.
Setelah Anda memutuskan untuk berkata ‘tidak’, bukalah ruang bagi bawahan Anda untuk memberikan tanggapan, atau mengajukan pertanyaan terbuka terhadap keputusan Anda ini. Langkah ini penting untuk memeriksa apakah bawahan Anda bisa menangkap dan memahami maksud Anda. Bereskan kesalahpahaman komunikasi sebelum Anda mengakhiri diskusi.(f)

 

Naomi Jayalaksana
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article