SDM

Berbisnis Harus Punya Ambisi

oleh Gilang Gumilang

     Anda, saya, pasti punya ambisi. Ya, mudah-mudahan begitu. Ambisi sebenarnya adalah salah satu bentuk emosi yang berwujud pada keinginan kuat untuk mencapai atau melakukan sesuatu. Kata ‘kuat’ di sini penting karena menekankan intensitas yang tinggi. “Anda yang punya ambisi pasti memiliki energi yang kuat untuk mencapai apa yang diinginkan atau ditargetkan. Dalam keseharian bisa terlihat melalui sikap dan perilaku,” kata Deasy Amrin, psikolog dari IRADAT Konsultan.

     Sebagai contoh, sikap ketika menghadapi tantangan. Anda yang punya ambisi pasti akan menunjukkannya lewat semangat, pandangan positif, dan keinginan kuat untuk menaklukkannya. Sehingga, Anda tidak mudah menyerah dan selalu mencari peluang untuk bisa merealisasikan keinginan Anda. “Energi yang dihasilkan positif dan memiliki intensitas tinggi. Sementara, pola perilakunya menunjukkan kerja keras, kesungguhan, dan ketekunan dalam menangani tugas atau menghadapi tantangan,” tambah Deasy.

     Ambisi punya peran penting dalam berbisnis –meskipun sangat tergantung pada banyak faktor yang terkait. “Bila dianalogikan dengan daya gerak pada kendaraan bermotor, maka kapasitas berpikir atau kompetensi merupakan bahan bakar. Sedangkan sejauh mana modal dasar tersebut bisa mengantarkan Anda ke tujuan, di situlah ambisi berperan,” jelas Deasy.

     Dalam hal ini, ambisi adalah yang hal mengarahkan Anda selaku pengemudi ketika memacu kendaraan. Anda dengan ambisi tinggi tentu akan memaksimalkan kecepatan dan kecakapan dalam mengendarainya. Sementara, jika Anda kurang berambisi biasanya akan mengendarainya dengan santai –atau berkecepatan standar. “Tentu saja, ambisi bukan semata masalah kecepatan dan energi yang tinggi, tapi harus bisa berfungsi lebih dari sekadar menggerakkan. Karena, hanya kecepatan yang disertai kalkulasi cermat yang bisa mengantarkan Anda sampai tujuan secara efektif,” terang Deasy.

     Lalu, bagaimana kualitas performa dan pencapaian karier bagi Anda yang kurang, bahkan mungkin tidak memiliki ambisi? Tentu Anda bisa bayangkan bedanya dengan orang yang berambisi, di mana energi positif dan daya juang akan terasa lebih kuat. Saat bangun tidur di pagi hari, mereka yang memiliki arah pencapaian dan energi tinggi tentu akan lebih bersemangat memulai hari dan menyiapkan diri untuk memberikan yang terbaik pada segala hal yang dikerjakannya.
 
Manfaat Lain Ambisi = Panjang Umur
     Di sisi lain, ada temuan yang menarik dan bertentangan dengan pandangan umum yang menganggap bahwa bila ingin berusia panjang seseorang harus berupaya untuk relaks, menghindari stres, dan bahkan pensiun dini. Penelitian yang dilakukan oleh Howard Friedman and Leslie Martin menemukan bahwa usia panjang yang sehat umumnya bisa dicapai justru oleh mereka yang memiliki komitmen kerja, bertanggungjawab, dan selalu bersemangat untuk bekerja keras. Kedua ahli di bidang psikologi tersebut meneliti data dari sekitar 1.500 responden selama kurun waktu 80 tahun, mencermati bagaimana dan berapa lama mereka menjalani kehidupan.

     Tentu, ini berita baik bagi Anda yang serius menekuni bisnis dan selalu berupaya memberikan yang terbaik dalam berkarya. “Kuncinya, keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan. Terlepas dari kondisi kesehatan fisik,” kata Deasy. Anda bisa lihat contoh nyata pada sosok terkenal seperti Emil Salim, Rosihan Anwar, Fuad Hassan, Herawati Diah, dan Jacob Oetama. Anda bisa mencermati dan belajar bagaimana kualitas hidup yang mereka jalani sepanjang usia, bagaimana mengarahkan ambisi dan dedikasinya pada bidangnya masing-masing. Keren!
 

 

Gilang Gumilang
Penulis
Share This :

Trending

Related Article