SDM

Gampang Marah, Coba 5 Kiat Mengelola Emosi Ini!

oleh Wanita Wirausaha Femina

Dok: Femina


Jadi manusia pemarah banyak ruginya. Dari sisi emosi, energi Anda banyak terkuras. Dari sisi profesional, sifat pemarah akan membuat Anda tidak dihormati bawahan. Ingatlah sebagai peimpin perusahaan Anda harus bisa menciptakan suasana kerja yang kondusif dan nyaman bagi semua orang. Daripada marah-marah terus karena merasa pekerjaan anak buah tidak sesuai harapan, coba 5 langkah mengelola emosi berikut ini.

1/ Asah kemampuan problem solving
Makin banyak tantangan dan permasalahan yang kita hadapi, makin teruji kemampuan problem solving Anda. Jadi, jangan menghindar dari masalah, namun terbukalah pada berbagai tantangan di perusahaan.

2/ Gunakan kemampuan komunikasi
Kematangan emosi ditentukan oleh cara kita mengekspresikan dan mengomunikasikan emosi atau kemarahan kita. Orang yang secara emosi matang, bisa mengomunikasikan perasaan dengan terbuka dan tenang. Bawahan harus tahu dengan tepat alasan Anda marah. Di satu sisi, dorong mereka untuk bisa mengatasi masalah tersebut. Tapi, orang yang diam saja ketika ada masalah, juga bukan bentuk emosi yang tepat. Setiap orang harus mencari saluran untuk mengeluarkan emosi negatifnya, misalnya melalui hobi, kegiatan rekreasi, pertemanan.

3/ Ubah lingkungan Anda
Perubahan yang paling perlu kita kembangkan adalah mindset positif untuk menghadapi situasi yang memancing emosi. Jika lingkungan tidak bisa diubah, maka kitalah yang dituntut beradaptasi, sehingga bisa tetap menyesuaikan diri dengan baik dalam situasi. Kalau Anda punya klien yang sulit dipuaskan misalnya, mau tak mau Anda dan tim harus membekali diri dengan kemampuan ekstra.

4/ Tingkatkan rasa humor
Dengan membaca buku, menonton tayangan yang menghibur, bermain dengan anak-anak, atau bergaul dengan teman di luar urusan bisnis. Temukan bahwa dunia ini penuh warna, tidak melulu soal kerja.

5/ Tenangkan fisik Anda
Ada orang yang senang pada kegiatan fisik yang menenangkan, seperti yoga atau menyepi ke gunung. Kegiatan ini terbukti baik untuk mengembalikan keseimbangan diri dan menenangkan emosi. Namun, ada orang yang memilih kegiatan olahraga yang lebih aktif, seperti lari, basket, atau renang. Apa pun kegiatan yang dipilih, sama baiknya untuk fisik dan mental Anda. (f)

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article