SDM

Ingin Membuat Karyawan Anda Lebih produktif? Simak 4 Cara Ini, Salah satunya Jangan Memberi Mereka Junkfood

oleh Yoseptin Pratiwi

Foto: Pexels
 
Sebagai pemilik bisnis, sudah pasti Anda berlari kencang. Tapi, bagaimana dengan para karyawan Anda?

Bagaimana pun, salah satu masalah klasik yang dihadapi pebisnis adalah soal tenaga kerja. Dan persoalannya, banyak pemilik usaha yang salah cara saat berkeinginan meningkatkan produktifitas karyawannya.

Lima cara ini bisa dilakukan bagaimana agar Anda dan karyawan bisa berlari sama kencang.

1/ Jangan Pelit Untuk Teknologi
Hanya karena ingin menghindari pemborosan, banyak perusahaan yang memangkas jatah pembelian gawai dengan membeli gawai berharga murah, juga membatasi penggunaan telepon. Hasilnya? Karyawanpun bisa frustasi dengan internet yang lelet, teknologi yang kurang canggih, apalagi laptop yang ringkih dan gampang rusak.  Produktivitaspun bisa jeblok.

Padahal, bila dihitung-hitung, sebetulnya selisih uang yang dikeluarkan tidak jauh-jauh amat kok, dengan menyediakan peralatan ‘perang’ yang mumpuni.  

2/ Bikin Karyawan Nyaman
Perusahaan memang perlu memiliki aturan-aturan perusahaan. Namun, kadang-kadang aturan itu diterapkan dengan sangat kaku, dan akhirnya terkesan menggelikan. Misalnya, aturan ketat hanya bisa istirahat makan siang tepat pukul 12 siang teng! Aturan-aturan ini sungguh bisa membuat karyawan Anda tidak nyaman, sehingga menganggu produktifitas mereka. Karena itu, kini trend-nya adalah memberikan kelonggaran untuk para karyawan bekerja di comfort zone masing-masing karena bagaimana pun, tujuan dari aturan perusahaan kan untuk meningkatkan performa karyawan.

3/ Jangan Memberi Mereka Junkfood
Pizza, donat, dan fast food mungkin cara mudah dan makanan yang pasti disukai semua orang. Jenis-jenis makanan ini yang biasanya dipilih ketika ada target yang harus dikejar sehingga karyawan terpaksa harus makan di kantor. Sesekali sih boleh, namun jangan keseringan. Karena, jenis makanan ini ternyata bisa merusak level energy dan produktifitas karyawan. Lebih baik, berikan waktu yang cukup bagi mereka untuk mencari makanan yang terpenuhi asupan gizinya, lalu membawanya ke kantor untuk disantap di meja masing-masing.

4/ Cari Tahu Kekuatan dan Kelemahan Tiap Orang
Agar delegasi dan pemberian tanggung jawab kerja pada karyawan bisa mencapai target optimal, maka Anda perlu mengetahui kekuatan dan kelemahan masing-masing. Siapa yang paling capable untuk apa, dan yang terpenting, siapa yang tidak capable melakukan apa. Setiap orang berbeda-beda kemampuan, sehingga kelebihan satu orang bisa menutupi kelemhan yang lain. Dan tidak ada satu pun orang bisa melakukan segala-gala dengan sempurna, demikian pula tidak ada satu orang pun yang benar-benar tidak bisa melakukan apapun. (f)

Baca Juga:
Solusi Menghadapi Karakter Sulit Karyawan Anda (bagian 1)
Memaksimalkan Potensi Karyawan Gen Y Untuk Kesuksesan Bisnis Anda
Donat Kampung, Brand Hasil Kepercayaan Diri Ailie Chen

 

 

Yoseptin Pratiwi
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article