Ilmu Bisnis UKM

Femina dan Facebook Ajak Wanita Wirausaha Kupang Gunakan Media Sosial untuk Memasarkan Produk

oleh Desiyusman Mendrofa

Foto-foto: Dok. Femina Media

Femina dan Facebook lewat program #SheMeansBusiness  menggelar workshop masterclass tentang pemasaran digital dengan tema: Luaskan Pasar Lokal dan Global dengan Menguasai Pemasaran Digital di Swiss-Belinn Kristal Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 23 Oktober 2019 lalu.
 
Acara ini merupakan rangkaian acara mastersclass di 5 kota di Indonesia yaitu: Medan, Gorontalo, Bandung, Kupang dan Palembang kerja sama Wanita Wirausaha Femina dengan Facebook.
 
Kupang menjadi kota keempat untuk menggelar workshop sehari ini. Sebelumnya pada 22 Agustus 2019, acara serupa telah digelar di Medan sebagai kota pertama. Dan Gorontalo sebagai kota kedua pada 19 September 2019.  Sedangkan Bandung menjadi kota ketiga yang digelar pada 12 Oktober 2019 lalu.
 

 
Topik-topik yang dibahas dimulai dari pemasaran online, optimalisasi Halaman Bisnis Facebook, konten kreatif, hingga Instagram untuk Bisnis, yang disampaikan oleh pelatih-pelatih dari Facebook di Indonesia.
 
Dalam acara ini, sekitar 100 wanita wirausaha Kupang diajak belajar memperluas pasar bahkan sampai ke luar negeri dengan menguasai pemasaran digital menggunakan akun media sosial terutama Facebook dan Instagram.
 
Dian Jimmy (founder @diankioskaos ) yang kini telah bertransformasi tidak hanya menjual kaos tapi juga kebaya dan kain tenun khas dari Nusa Tenggara Timur, serta Meybi Agnesya Lomanledo (CEO dan founder Timor Moringa Learning Center) berbagi kisah sukses mereka di acara ini.


Dian mengatakan bahwa bisnis yang ia dirikan sejak tahun 2012 itu pernah melakukan promosi lewat berbagai media promosi salah satunya dengan menggunakan baliho. Namun, ia tidak merasa ada pengaruh yang besar pada usahanya. Justru ia merasa bahwa poromosi dan pemasaran lewat media sosial jauh lebih bagus.
 
“Promosi lewat media sosial seperti Instagram jauh lebih murah dan efektif,” katanya.
 
Hal senada juga diungkapkan oleh Meybi, bahwa bisnis berbasis sosial yang ia bangun dan ia jalankan memang lebih cocok menggunakan media sebagai wadah untuk promosi.
 
“Saya bisa menjangkau calon konsumen lebih luas dengan menggunakan Instagram. Apalagi modal saya sangat terbatas,” ungkapnya.   
 
Mewakili Kementerian Perdagangan RI, hadir dalam acara ini Ibu Sri Wahyuni, Kepala Seksi Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan Nusa Tenggara Timur, memaparkan program dan dukungan pemerintah dalam mengembangkan produk untuk ekspor.
 


Media sosial seperti Facebook dan Instagram memang telah turut berperan mengembangkan usaha kecil dan menengah. Bahkan banyak wanita wirausaha bermunculan dengan menggunakan media sosial untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka.

Berdasarkan hasil studi Facebook bersama YouGov pada tahun 2016, 9 dari 10 wanita di Indonesia ingin memulai bisnisnya sendiri. Jika para wanita ini berhasil memulai dan mengembangkan bisnisnya, maka terdapat potensi bertumbuhnya 3.8 juta bisnis dan 13.2 juta lapangan pekerjaan baru yang akan berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia di tahun 2021.

Itulah salah satu motivasi Femina lewat program Wanita Wirausaha Femina bekerjasama dengan Facebook #SheMeansBusiness menggelar workshop masterclass ini.

“Kita sudah sangat mengenal Facebook dan Instagram untuk social networking. Tapi melalui program pelatihan bersama Facebook ini, kami ingin memahirkan skill penggunaan media sosial ini dan marketing digital secara umum untuk bisnis. Produk  bisa dikenal secara meluas hingga ke luar negeri dengan cara efektif dan efisien,” ujar Petty S Fatimah, Editorial Director Prana Group, Editor In Chief Femina.

Program Femina dan Facebook ini didukung oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional yang memberikan insight dan informasi mengenai tata cara ekspor, termasuk pasar-pasar baru non tradisional yang bisa menjadi tujuan ekspor nasional.

Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia mengatakan bahwa pihaknya di Facebook, percaya bahwa saat perempuan berhasil, maka semua menang.
 
“Tujuan kami jelas, yaitu mendorong potensi para perempuan untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan perekonomian dan menumbuhkan komunitas wirausaha yang lebih beragam,” ujarnya.
 
Ruben memaparkan bahwa #SheMeansBusiness adalah sebuah inisiatif yang digagas oleh Facebook untuk menginspirasi, mendukung, melatih, dan merayakan para perempuan wirausaha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
 
“Melalui kerjasama yang dibangun antara #SheMeansBusiness dan Femina, kami berharap dapat memberikan pengetahuan, jaringan, keterampilan serta teknologi yang dibutuhkan oleh para perempuan wirausaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka,” ujarnya. (f)
 
Baca Juga:

Demie Bakmi, Bar Bakmi ala Jepang di Jakarta Selatan

Dapatkan Modal Usaha Hingga Rp300 Juta Lewat ‘Modal Toko’ dari Tokopedia


 

 

Desiyusman Mendrofa
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article