Ilmu Bisnis UKM

Menjual Produk dari Rumah Selama Pandemi COVID19, Maksimalkan Penggunaan Media Milik Sendiri

oleh Desiyusman Mendrofa

Foto: Pixabay

Pandemi COVID-19 ini telah merubah pola konsumen dan juga pola operasional dan marketing suatu usaha. Tak sedikit pengusaha yang harus menutup tokonya selama berbulan-bulan dalam rangka mematuhi aturan dari pemerintah demi mengurangi menularnya virus mematikan ini.
 
Sehingga banyak pelaku usaha yang kini melakukan aktivitas produksi dan penjualan di rumah. Promosi dan penjualan secara online pun menjadi pilihan.
 
Tuhu Nugraha, Digital Strategy Expert & Trainer Branding dalam Webinar dengan tema: Selling From Home yang digelar oleh Inventure beberapa waktu lalu mengatakan bahwa agar bisnis kita dikenal banyak orang yang berujung menaikkan penjualan yaitu beriklan di berbagai channel media, seperti website berita, media sosial, atau lewat mesin pencarian yaitu Google.
 
Namun, ada baiknya maksimalkan penggunaan media milik sendiri dalam hal ini adalah akun media sosial sebagai sarana pemasaran yang murah dan efektif. Setiap orang termasuk pengusaha memiliki otoritas untuk mengelola akun media sosialnya sendiri.  
 
Agar pemasaran lewat media sosial efektif, tepat sasaran dan mencapai target yang diinginkan, perlu mengetahui karakter setiap media sosial. Tuhu pun memaparkan ciri atau karakter dan jumlah postingan ideal untuk beberapa media sosial.
 
1. Facebook
Bercerita lewat foto, video atau tulisan bisa dilakukan di media sosial ini. Maka perlu untuk memiliki keahlian storytelling. Pada setiap postingan, orang bisa melakukan reaction dan share. Sebaiknya, unggah 1-2 konten per hari.  
 
2. Twitter
Twitter merupakan layanan jejaring sosial dan mikroblog daring yang memungkinkan penggunanya untuk mengirim dan membaca pesan berbasis teks hingga 280 karakter yang dikenal dengan sebutan kicauan. 

Selain postingan berupa teks, pengguna juga bisa memposting konten berupa gambar dan video. Pada dasarnya Twitter merupakan tempat untuk melakukan percakapan. Di Twitter orang bisa melakukan replies, retweet, dan likes. Untuk jumlah postingan, Tuhu merekomendasikan 5-10 postingan per hari.
 
3. Instagram
Konten berupa video atau foto yang dibutuhkan pada media sosial ini. Maka setiap konten yang diposting harus bagus dan menarik secara visual. Orang bisa melakukan Like dan comment. Idealnya, 1-3 postingan per hari.  
 
4. LinkedIn
LinkedIn merupakan jejaring sosial yang sebagian besar penggunanya adalah profesional yang memiliki latar belakang bisnis. LinkedIn kerap dijadikan media untuk memperkenalkan diri atau bisnis ke calon kolega atau perusahaan dengan tujuan yang beragam. 

Jejaring sosial ini juga bisa digunakan oleh para pelaku bisnis untuk mempromomsikan usahanya. Di sini pengguna bisa melakukan page visit dan link clicks. Cobalah untuk mengunggah 3 postingan per minggu
 
5. LINE Official Account
LINE Official Account merupakan sebuah produk turunan LINE yang yang diperuntukkan untuk perusahaan. Lewat akun bisnis ini, pengguna bisa melakukan promosi dan menyampaikan info terkini. Followers bisa melakukan chats dan clicks. Idealnya lakukan satu broadcast per hari.
 
6. YouTube
YouTube merupakan sebuah situs untuk berbagi video. Pengguna bisa mengunggah, menonton, dan berbagi video.Maka kontennya harus berupa video. Subscriber dan quality video merupakan hal paling penting pada YouTube. Unggahlah satu hingga dua video per minggu. (f)


Baca Juga:

Maksimalkan Penjualan Online Selama Masa COVID19 untuk Lancarkan Bisnis

Cegah Penyebaran COVID19, Produsen dan Pengantar Harus Menjamin Keamanan Pangan

Nike Kurnia Percayakan Pemasaran Nasi Bagoes Lewat Media Sosial



 

 

Desiyusman Mendrofa
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article