Inovasi Produk

2 Teknik Latte Art Ini Perlu Dikuasai Pemilik Kedai Kopi

oleh Wanita Wirausaha Femina

Dok: Pixabay

Latte art dibuat dengan cara menuangkan microfoam(busa mikro) dari susu yang dihangatkan dan dikocok dalam waktu bersamaan. Belajar latte art butuh ketekunan. Banyak barista membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk menguasai beberapa teknik latte art. Bagi Anda, pemula di bisnis kopi, dua teknik latte art yang populer ini mudah dilakukan.  Arie Nugroho, perwakilan Illy Coffee Indonesia yang berbagi teknik dasar latte art.
 
1/ Free pouring
Teknik paling mendasar dan umum bagi pemula. Kuncinya terletak pada bagaimana bisa mengontrol penuangan busa susu.
 
Pada umumnya busa susu akan terletak di atas bagian susu yang telah dikocok. Maka kita menuang dahulu bagian susu yang lebih cair ke dalam espresso. Mulut gelas awalnya dimiringkan dan susu kocok dituang di tengah kopi, hingga membentuk lingkaran putih dari busa susu.
 
Saat itulah kita mulai menuang lebih banyak buih sambil menggerakkan danmembentuk motif yang kita inginkan. Bentuk yang paling mendasar untuk teknik ini adalah hati, tulip, dan rosseta.
 
2/ Etching
Menggambar di atas busa susu. Diawali dengan teknik free pouring, dilanjutkan dengan melukis gambar menggunakan alat yang berujung lanci, misalnya pengaduk kopi atau tusuk gigi.

Tinta yang digunakanadalah bubuk cokelat atau cokelat pekat yang dicairkan. Bentuk atau gambar yang paling banyak dibuat adalah beruang hingga serumit wajah seseorang. Ada juga yang menggunakan cetakan khusus dari besi yang telah diukir dengan gambar tertentu. Kita tinggal menuangkan bubuk cokelat ke atasnya. (f)
 
Baca Juga:
7 Kedai Kopi Kekinian Favorit di Instagram, Inspirasi Bisnis Anda!
RAKHMA SINSERIA ‘HARUMKAN’ KOPI INDONESIA (1)
 

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article