Inovasi Produk

Bisnis Sedotan Bambu yang Menjajikan dan Ramah Lingkungan

oleh Desiyusman Mendrofa

Foto: Dok. Aruna Bamboo


Dengan niat memperkenalkan hidup minim serta bijak sampah plastik, Jessica (26) dan Nicolas (38), memproduksi sedotan yang terbuat dari bambu dengan merek usaha Aruna Bamboo. Meski baru resmi berdiri pada Januari 2019, produksi sedotan sebenarnya sudah mereka lakukan sejak tahun 2018.
 
Keduanya tergerak untuk membuat produk ramah lingkungan karena sama-sama memiliki latar belakang yang dekat dengan alam. Jessica pernah bekerja di salah satu LSM di Yogyakarta yang fokus pada pengurangan risiko bencana dan disaster management. Sedangkan Nicolas yang pernah bekerja sebagai arsitek dan interior designer di Swiss sangat senang menyelam dan mengagumi dunia bawah laut.
 
Sejak tahun lalu, keduanya juga sudah menjalankan prinsip ‘no straw’ ini, dan mulai mencari alternatif lain pengganti sedotan plastik, salah satunya menggunakan sedotan bambu. Sayangnya alternatif ini masih sulit didapat. Hingga muncul ide untuk memproduksi sendiri sedotan bambu.
 
Pertengahan tahun 2018, keduanya memproduksi sedotan bambu dan memasarkannya ke Australia. Baru tujuh bulan kemudian, mereka mantap untuk memperkenalkan Aruna Bamboo melalui platform Instagram.
 
Memulai bisnis ini tentu tidak mudah. “First step is always the hardest. Salah satunya mencari perajin yang mampu mengerjakan pesanan sesuai standard. Tantangan lainnya adalah memperkenalkan produk ke pasar yang tepat, kelompok konsumen yang sadar bahaya limbah plastik sehingga mau mengurangi sampah,” kata Jessica yang terinspirasi oleh beberapa gerakan Zero Waste seperti yang dilakukan Bea Johnson (@zerowastehome), Lauren Singer (@trashisfortossers), Greta Thurnberg, dan Isabel & Melati Wijsen (@byebyeplasticbags).


 
 
Sebagai arsitek, Nicolas terkesima dengan bambu sebagai material yang sustain atau berkelanjutan. Karena itu mereka memilih bambu sebagai bahan sedotan. Selain itu, secara estetika, sedotan bambu terlihat futuristik, dan secara fungsional bahan ini sangat ringan dan mudah perawatannya.

Berbeda dari sedotan bambu lain yang ada di pasaran, sedotan bambu dari Aruna Bamboo mengedepankan detail, desain modern, dan stylish. Bambu yang dipakai adalah bambu yang dipanen tepat pada waktunya, memiliki kadar air yang sesuai, dipotong secara presisi. Setiap potong bambu kemudian dirapikan ujung-ujungnya, setelah itu direbus dengan air mendidih dan dikeringkan sehingga aman, bersih, dan siap dipakai tanpa tambahan bahan kimiawi. Mereka juga bekerja sama dengan perajin di wilayah Yogyakarta. Sedangkan untuk menghasilkan produk terbaik, mereka menetapkan prinsip kerja secara etikal dan melakukan quality control berkala.
 
Meski pemasaran dan penjualan hanya lewat Instagram @arunabamboo, tapi produk yang dijual dengan harga Rp3000 per batang ini sudah dikirim ke Australia, Jerman, hingga Amerika Serikat. Banyak juga turis asing yang datang ke Yogya tertarik untuk membeli sedotan bambu ini. Selain sedotan bambu, mereka juga memiliki produk seperti sikat gigi, alat makan bambu, hingga botol termos bambu. Beberapa produk rumah tangga lainnya juga sedang dalam tahap realisasi. (f)

Sumber: www.femina.co.id

Baca Juga:

Peluang Bisnis 2019: Produk Perawatan Untuk Pria Makin Banyak Dicari

Perdana, Starbucks Terbesar di Asia Tenggara Jadikan Bali Sebagai Inspirasi

 

 

Desiyusman Mendrofa
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article