Keuangan

Panduan Sebelum Berinvestasi

oleh Wiko Rahardjo
Banyak ragam investasi dengan tawaran keuntungan yang menggiurkan. Awal tahun, beberapa analis bisnis menyebut ragam investasi dengan prospek cerah di tahun 2016. Mulai dari emas, reksadana, property hingga deposito dan obligasi.

Anda yang benar-benar pemula dalam berinvestasi tentu bingung dengan jenis investasi mana yang harus dipilih.

Agar tidak salah dalam memilih investasi, berikut ini beberapa panduan yang bisa Anda gunakan.

Menentukan tujuan dari investasi.  Setiap orang memiliki tujuan berbeda saat mengalokasikan uangnya untuk berinvestasi. Ada yang untuk membeli mobil, rumah, bahkan liburan. Anda harus bisa menetapkan dulu tujuan tersebut. Selanjutnya Anda bisa menentukan target, berapa lama tujuan itu harus dicfapai. Dengan begitu Anda bisa memilih jenis investasi yang cocok untuk mencapai target tersebut.

Pilih yang untung besar atau lebih aman. Dalam investasi dikenal istilah ‘high return, high risk’. Semakin besar keuntungan yang ingin Anda ambil dalam berinvestasi, maka semakin besar risiko yang akan Anda hadapi. Dengan tipe investasi ini, seperti saham, Anda bisa menadapatkan profit 10 kali lebih besar dalam waktu cepat namun juga berisiko kehilangan semua modal investasi Anda lebih cepat. Sering membaca informasi investasi atau bertanya dengan para ahli, seperti perencana keuangan adalah cara pintar untuk mengenali jenis-jenis investasi.

Menghitung modal. Beberapa perencana keuangan menganjurkan agar Anda menyisihkan 30% dari penghasilan Anda untuk investasi. Anda memang harus realistis. Investasi boleh saja, tapi pikirkan juga biaya untuk kebutuhan hidup Anda sehari-hari.
Wiko Rahardjo

 

Wiko Rahardjo
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article