Marketing & Services

29 Tahun Berkarya Dan Energi Positif Anne Avantie

oleh Wanita Wirausaha Femina

Foto: Citra Narada

Sekarayu Sriwedari, begitu tema yang dihelat desainer Anne Avantie sebagai penutup Indonesia Fashion Week 2018, Kamis (29/3). Show yang dipenuhi nama-nama popular negeri ini, mulai dari Menteri Susi Pudjiastuti, Krisdayanti, Najwa Shihab hingga Nia Ramadhani ini juga menandari 29 tahun desainer asal Semarang ini berkarya. Apa rahasia sukses perancang kebaya made by order ini?
 
Gagal Berkali-kali
Dalam buku Seri Wanita Wirausaha Femina: Ini Cara Bisnis Naik Kelas, Anne Avantie mengakui ada perjalanan panjang yang penuh lika-liku di balik kisah suksesnya. Kegagalan pernikahannya yang pertama di pertengahan 80-an, diakuinya, merupakan titik balik pertama. Ia harus berjuang mati-matian menjadi single mom. Berbagai macam usaha pernah ia jalani. Tak kenal gengsi, Anne pernah berjualan nasi, manisan mangga, menjaga pasar malam, hingga cetak foto keliling.

Bersama suaminya, Anne pernah menjalani usaha membuat pernak-pernik cendera mata dan kerajinan. Tahun 1990-an, ia mulai merancang gaun malam. Posisinya sempat naik, tapi tak lama ia kembali terpuruk.

”Saya pernah terkenal banget, tapi menurut saya itu sebuah 'kebohongan publik'. Sebabnya: salah manajemen. Punya butik, klien banyak, tapi tidak ada profit. Hanya untuk tepuk tangan sesaat di show, saya rela menjual sesuatu,” kisahnya.

Anne kembali mengalami kegagalan saat pernah menjalani bisnis berlian.  Cobaan masih ditambah lagi dengan kondisi ibundanya yang divonis kanker. Anne pun bertekad, ia harus mengubah hidupnya.

Terpuruk berkali-kali, ibu dari Intan dan Ernest ini melirik bisnis kebaya. Namun, membuat sehelai kebaya ternyata bukan hal mudah bagi Anne yang tak pernah mengenyam sekolah merancang busana. Tapi, ia tak menyerah. Anne terus bereksprimen. “Kenapa saya harus memaksakan diri membuat kebaya dengan garis yang perfect? Kenapa saya tidak membuat kebaya yang unik dengan potongan yang tak lazim?” begitu pikirnya saat itu.
 
Antara Bisnis dan Filantropi
Kini, di dunia fashion tanah air, namanya dikenal sebagai acuan trend kebaya. Wanita dari Sabang sampai Merauke, rela antre di butiknya demi mendapatkan sentuhan personal dari tangan Anne. Ia bahkan mampu membuktikan bisnisnya mampu bertahan di tengah kepungan plagiat.

Anne menyadari, dirinya penuh dengan keterbatasan. Namun, ternyata dengan keterbatasan itu bisnisnya mampu melejit tanpa batas. “Saya tidak pernah menganggap diri saya hebat. Kerja keras, komitmen, dan doa, itulah yang membuat saya terus dicari sampai sekarang,” ujar Anne yang tak pernah mengenyam bangku kuliah ini.

Bagi Anne, kebaya bukan sekadar sepotong baju, tapi sebuah pembaharuan hidup. “Ibarat runway, ketika lampu meredup, tepuk tangan berhenti, itulah kehidupan yang sesungguhnya. Saya tidak mau dibuai dan disilaukan oleh tepuk tangan,” ujar Anne yang tetap mempertahankan gaya hidup yang bersahaja. Punya butik dan nama besar di Jakarta tak membuat Anne ingin menjadi warga Jakarta. Baginya, Semarang tetap base camp-nya, dan rumah bagi 500-an karyawannya.

Bisnisnya berkembang, di bawah naungan Avantie Manajemen, kini ia dan keluarga menangani belasan bidang usaha. Selain kebaya Anne Avantie, ada produk Inav (Intan Avantie), Batiken Lawasan, ready to wear Anne by Avantie, selendang Puspawarni, Anne Avantie uniform (seragam hotel, rumah sakit dan airline), handicraft, resto Nesco the Bistro, Nyonya Kopi Tiam, dan fashion photography.

Tiga usaha lainnya, bisa disebut sebagai aktivitas filantropi Anne, yakni Wisma Kasih bunda (untuk anak penderita hydrocephalus), Avantie Foundation (untuk kemanusiaan), dan  Anugerah Lentera (mencetak buku rohani lintas agama, seminar, workshop untuk kegiatan yang memberi inspirasi). Anne memang dikenal sangat dermawan dan aktif di kegiatan kemanusiaan. Tak heran, jika beberapa waktu lalu, nama Anne masuk dalam daftar 48 Heroes of Philanthropy di Majalah Forbes Asia. (f)
             
 Baca Juga:       

Anne Avantie, Transformasi Bisnis Konvensional Jadi Lebih Digital
Menyambut Hari Raya Nyepi, Ini 7 Inspirasi Kebaya Bali dari Happy Salma hingga Nikita Willy

 
 

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article