Marketing & Services

Digital Marketing Makin Mudah, WhatsApp Bisnis Perkenalkan Fitur Pesan di Luar Jam Kerja

oleh Desiyusman Mendrofa

Foto: Shutterstock


Komunikasi merupakan salah satu kunci sukses dalam bisnis. Lewat komunikasi, pengusaha bukan hanya bisa mencari pelanggan baru, tapi juga menjamin kesetiaan pelanggan.
 
Nah, WhatsApp Bisnis membantu Anda para pebisnis untuk tetap terhubungan dengan konsumen, saat Anda sibuk atau saat bisnis sedang tutup seperti sekarang ini.
 
Dengan menggunakan WhatsApp Bisnis, Anda dapat menyetel atau menjadwalkan pesan di luar jam kerja yang dikirim secara otomatis ke semua atau sebagian kontak Anda.
 
Anda juga dapat mengatur jadwal pesan di luar jam kerja untuk dinyalakan secara otomatis pada waktu-waktu tertentu, misalnya pada jam-jam saat usaha Anda sedang tutup.  
 
Berikut adalah cara mengatur pesan di luar jam kerja untuk pengguna Android.
 
1. Ketuk Tombol Menu > Setelan > Setelan bisnis > Pesan di luar jam kerja.
 
2. Nyalakan Kirim pesan di luar jam kerja.
 
3. Ketuk pesan tersebut untuk mengeditnya > OKE.
 
4. Di bawah jadwal, ketuk dan pilih antara :
   
a. Selalu kirim untuk mengirim pesan secara otomatis pada setiap waktu.
b. Jadwal khusus untuk mengirim pesan secara otomatis hanya pada waktu yang ditentukan.
c. Di luar jam kerja untuk mengirim pesan secara otomatis hanya pada waktu di luar jam kerja. Opsi ini akan tersedia jika Anda telah mengatur jam kerja Anda di profil bisnis.
   
Atur jam kerja secara terpisah dengan mengedit profil. Caranya, ketuk setelah > nama bisnis Anda > ketik edit > ketuk bidang yang mana saja yang akan Anda perbarui > simpan.
 
5. Di bagian Penerima, ketuk dan pilih antara :

a. Semua orang untuk mengirim pesan otomatis ke siapa pun yang mengirimi Anda pesan di luar jam kerja.
b. Semua orang kecuali untuk mengirim pesan otomatis ke semua nomor kecuali beberapa nomor.   
c. Hanya kirim ke... untuk mengirim pesan otomatis ke penerima tertentu. 

6. Ketuk simpan.

Pada profil bisnis memungkinkan Anda untuk menambahkan informasi mengenai bisnis, seperti nama, alamat, kategori, deskripsi, email, dan situs web. Pengguna dapat melihat informasi ini dengan mudah ketika mereka melihat profil bisnis Anda.

Halaman Facebook dan akun Instagram Anda juga dapat ditambahkan ke profil bisnis dengan mencantumkan alamat web pada salah satu bidang situs web. (f)

Baca Juga:

‘Creative Marketing’ Bantu Dongkrak Penjualan Menjelang Lebaran di Masa COVID19

5 Kesalahan yang Paling Sering Dilakukan Pebisnis Kuliner Pemula

Menjadi Salah Satu yang Paling Terdampak Pandemi COVID-19, Ini Cara Industri Perhotelan Beradaptasi



 

 

Desiyusman Mendrofa
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article