SDM

Merekrut Karyawan vs. Kerja Sendiri

oleh Wanita Wirausaha Femina
Sebagai pemilik usaha, Anda merasa, kini makin banyak saja yang harus ditangani, dan juga banyak yang tidak kepegang. Anda pun mulai berpikir untuk merekrut seorang karyawan.

Tapi, apa iya, Anda butuh tenaga tambahan? Ini perlu ditanyakan lagi kepada diri-sendiri. Sebab jika masalahnya karena susah mengorganisir diri, maka ikut seminar atau membaca buku-buku tentang manajemen waktu mungkin sudah cukup. Apakah Anda juga mampu membayar gaji karyawan? Bahkan jika Anda yakin perlu bantuan, masih perlu dihitung lagi kemampuan menggaji karyawan baru itu.

Selalu ada tarik-menarik antara seberapa banyak Anda bisa menggaji karyawan dengan seberapa banyak manfaat yang diberikan karyawan itu. Anda perlu melihat kembali bujet operasional, berapa yang masih tersisa di sana. Berapa uang yang bisa dipotong dari bagian lain agar Anda bisa menggaji tambahan orang? Yang perlu diingat, Anda tak cuma harus membayar upah di atas UMR, tapi juga membayar Jamsostek, pajak, asuransi kesehatan, THR, dan kewajiban-kewajiban lain.

Lalu, perkirakan juga berapa tambahan omset yang bisa dihasilkan dari si karyawan baru. Masalah tambahan omset atau income ini tak selalu mudah, sebab belum tentu karyawan itu akan bekerja di bagian penjualan. Tapi, Anda bisa membuat karyawan di bagian kasir atau administrasi itu menghasilkan omset ekstra bagi usaha Anda. Coba cek:

•    Dengan tenaga tambahan itu, apakah Anda punya lebih banyak waktu untuk memasarkan produk dan mengembangkan bisnis?
•    Apakah karyawan itu bisa membuat usaha Anda menghasilkan lebih banyak produk atau melayani lebih banyak klien?
•    Apakah karyawan baru itu membuat Anda bisa melayani pelanggan lebih efisien dan cepat, sehingga akan lebih banyak lagi pelanggan yang masuk?

Jika jawaban Anda "ya!" untuk salah satu atau ketiga pertanyaan ini, maka Anda dalam posisi yang baik untuk merekrut karyawan. Namun jika omset ataupun peluang bisnis baru yang tercipta tidak melampaui gaji minimum yang harus Anda bayarkan, carilah alternatif lain untuk memperoleh tambahan tenaga.


Foto: Getty Images

 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article