News

Festival Belanja Online Terbesar di Indonesia, 9.9 Super Shopping Day, Dukung Produk Lokal

oleh Faunda Liswijayanti

Dok: Pixabay


Peningkatan penetrasi perangkat mobile tetap menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan e-commerce, dimana 92,79% orang Indonesia menggunakan perangkat mobile sebagai perangkat utama untuk berbelanja online. Hal ini terbukti selama penyelenggaraan Festival 9.9 Super Shopping Day yang berlangsung mulai 27 Agustus hingga 9 September 2018 lalu.

Perangkat mobile memainkan peranan penting dalam kesuksesan Festival 9.9 Super Shopping Day, terlihat dengan sebagian besar pesanan dilakukan melalui perangkat mobile. Data tersebut didukung juga dengan survei terbaru dari Katadata Insight Center (KIC), Indonesia e-commerce Mapping 2018 yang mengungkap bahwa lebih dari 92,79% masyarakat Indonesia menggunakan perangkat mobile untuk mengakses platform e-commerce.

Selain itu, selama dua minggu penyelenggaraan, festival belanja ini menghasilkan peningkatan jumlah pembeli online dari seluruh Indonesia hingga 4 kali lipat. Gadget, komputer & aksesoris; fashion wanita; dan fashion pria adalah tiga kategori paling populer selama festival ini.

Ada sekitar 14 e-commerce ternama, termasuk Berrybenka, Bhinneka, e-mas, Fabelio, HappyFresh, Hijabenka, Honestbee, Jakmall, Lemonilo, ORORI, Ruparupa, Shopee, ShopBack, dan VIP Plaza yang ikut dalam festival belanja online via mobile terbesar di Indonesia ini. Mengiang festival ini menjadi langkah untuk mendorong revolusi industri 4.0 Indonesia melalui e-commerce.

Kesuksesan 9.9 Super Shopping Day menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin terbuka terhadap aktivitas belanja online melalui platform e-commerce. “Festival ini telah membantu mendorong peningkatan jumlah pembeli online bagi pelaku e-commerce dan penjual secara signifikan dalam waktu yang singkat. Kami berharap hasil Festival 9.9 Super Shopping Day dapat menginspirasi lebih banyak lagi para pelaku UMKM untuk go-online. Tingginya jumlah perdagangan online diharapkan dapat menjadi faktor pendorong utama untuk memajukan industri revolusi 4.0 dan guna mencapai target ekonomi digital Indonesia sebesar 130 miliar dolar AS di 2020,” jelas Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia.

Metta Dharmasaputra, CEO Katadata menambahkan, Selama beberapa tahun terakhir, industri e-commerce tumbuh dengan signifikan di Indonesia. Hal ini yang mendasari Katadata Insight Center (KIC) melakukan survei “Indonesia e-commerce Mapping 2018” untuk menganalisis gambaran industri e-commerce di Indonesia secara keseluruhan termasuk saat berlangsungnya festival belanja online besar-besaran seperti Festival 9.9 Super Shopping Day ini.

"Salah satu fakta menarik yang kami temukan dalam industri e-commerce adalah kecintaan masyarakat Indonesia terhadap produk lokal yang semakin meningkat. Hal ini dapat terlihat dari tingginya angka permintaan masyarakat terhadap produk lokal yaitu sekitar 69,94%. Sejalan dengan hal ini, para pelaku e-commerce juga menunjukkan dukungannya yang luar biasa dengan menyediakan 72,59% produk lokal selama Festival 9.9 Super Shopping Day,” ungkap Metta. (f)

Baca juga: 
DARI PERNAH DIANGGAP GILA HINGGA DICULIK, 7 FAKTA MENARIK TENTANG JACK MA PENDIRI E-COMMERCE ALIBABA
BISNIS E-COMMERCE MENINGKAT, INI 4 HAL YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN BERBELANJA ONLINE
E-COMMERCE: CARA SEDERHANA MEMBUAT STORYTELLING UNTUK BRAND ANDA

 

 

 

Faunda Liswijayanti
-
Share This :

Trending

Related Article