News

Memasarkan Kamar Kost Secara Online

oleh Desiyusman Mendrofa

Foto: Pixabay

Rumah kost merupakan peluang bisnis besar yang sangat menjanjikan di kota besar seperti Jakarta, wajar saja bila banyak sekali tersedia kost dengan beragam kelas, mulai dengan harga rendah hingga kelas premium. Tak sedikit kost kelas premium yang menyediakan layanan dan fasilitas lebih seperti layaknya layanan di hotel.
 
Namun, sayangnya masih banyak para pemilik properti yang menggunakan cara-cara lama. Mereka pasif dalam hal pemasaran. Para calon penyewa pun kerap kesulitan mendapatkan info. Tak jarang mereka masuk gang ke gang lainnya untuk menanyakan kamar kosong.
 
Kondisi ini yang memotivasi Glen Ramersan, Arifin Daniel, Daniel Basuki, Eric Arifin dan Winoto Hartanto mendirikan RoomMe, sebuah platform operator kost virtual pada tahun 2017 lalu.
 
Glen Ramersan, Chief Executive Officer (CEO) RoomMe mengatakan bahwa bisnis kost merupakan salah satu pilihan investasi. Sudah ada dan terus tumbuh sejak puluhan tahun lalu, bahkan  telah menjadi bagian dari gaya hidup yang cukup unik dari generasi ke generasi.
 
Tingginya permintaan pasar (high market demand) dan potensi passive income menjadi dua hal yang menjadikan bisnis properti kost tetap menjanjikan. Meski begitu, bisnis properti kost tentunya memiliki risiko dan tantangan yang tak bisa diabaikan, khususnya terkait operasional dan manajemen pengelolaan.
 
Perkembangan teknologi sama sekali tidak mengintimidasi bisnis ini, justru teknologi membuat industri kost di Indonesia mengalami revolusi. “Bukan hanya standardisasi kenyamanan untuk para pencari kost yang kami tawarkan, tapi kami juga  berkomitmen agar pebisnis tumbuh dan berkembang,” kata Glen.
 
Glen mengungkapkan bahwa ada dua hal masalah yang kerap berdampak pada bisnis kost yaitu ketidakstabilan pendapatan dan kerumitan pengelolaan kost. Masalah ini yang berusaha diatasi oleh RoomMe.  
 
“Kami menyoroti benar manajemen dan operasional terbaik untuk gedung dan rumah kost, memastikan fasilitas terjamin dan  terstandardisasi dengan baik, sebagai salah satu wujud dari komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman tinggal terbaik bagi pelanggan, melalui hadirnya ekosistem kehidupan modern,” katanya.
 
Glen menambahkan, pihaknya juga akan membantu para pebisnis mulai dari  manajemen kost, pengurusan pajak, promosi marketing, hingga biaya operasional perawatan gedung akan difasilitasi.
 
Para pebisnis pun tak lagi perlu repot dengan urusan operasional yang menyita waktu, tak perlu pusing memikirkan cara promosi untuk menarik perhatian pelanggan. Lewat apilikasi RoomMe yang tersedia pada telepon genggam berbasis Androin dan iOS, para calon penyewa dapat dengan mudah mendapatkan kost disertai dengan pilihan fasilitas-fasilitas yang disediakan.
 
Glen mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 ini, pihaknya akan melakukan skspansi ke kota-kota lainnya seperti Bandung, Bali, Surabaya, Medan, dan Makassar untuk membantu hingga ribuan pebisnis kost dalam mengembangkan bisnis mereka.

Baca Juga:
Tirta Mandira Hudhi, Pemilik Shoes and Care, Yogyakarta: Merintis Bisnis Laundry Sepatu dan Tas dari Sepetak Kamar Kos

5 Inspirasi Warna-Warna Berani Pada Kamar Mandi

Konsumsi Kopi Tinggi, Ini Prediksi Prospek Bisnis Kedai Kopi pada Tahun 2020

 

 

Desiyusman Mendrofa
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article