Liputan

Pentingnya HAKI Untuk Usaha Anda

oleh Wanita Wirausaha Femina


Kepemilikan sebuah nama dalam usaha ternyata tidak bisa disepelekan. Jika tidak berhati-hati, anda harus siap menyerahkan brand anda kepada si peniru. Dan anda harus mengganti brand anda dengan nama lain. Dari situ anda harus memulai kembali bagaimana membesarkan brand anda untuk kembali mendapat kepercayaan konsumen.

Pada klinik wirausaha dalam rangkaian Festival Wanita Wirausaha 2013, Sabtu (27/7), Ari Juliano Gema, Praktisi hukum HAKI, menjelaskan bagaimana cara mempertahankan atau mempatenkan usaha anda agar tidak mudah ditiru dan direbut oleh pihak lain.

Ada 3 jenis kelas yang wajib didaftarkan ke badan HAKI, yaitu produk, merek, dan nama toko. Jika ingin mendaftarkan usaha Anda, pikirkan secara matang brand apa yang akan dipakai untuk usaha Anda. "Nama brand akan menentukan identitas dan nilai jual kepada konsumen. Ada baiknya nama brand mudah diingat dan yang didaftarkan sesuai dengan yang terdaftar," ungkap Ari Juliano.  

Seperti pengalaman finalis Wanita wirausaha 2012, Vidia Khairunnisa sekaligus pemilik Gembool.com yang berganti nama menjadi Distro Tas. Mungkin pengalaman Vidia bukan karena nama brandnya ditiru oleh pihak lain, tapi lebih kepada pendapat seseorang tentang nama Gembool yang kurang fashionable.

"Beberapa orang sempat mempertanyakan, saya bergerak di bidang fashion, yakin mau menggunakan nama Gembool? Kedengarannya 'ndeso', tidak sesuai sama produk fashion yang saya buat. Walaupun sempat tersinggung, namun saya mempertimbangkan usulan tersebut dan saya memutuskan untuk mengganti dengan nama Distro Tas. Biaya yang saya keluarkan untuk mengganti nama tidak sedikit. Cukup merepotkan karena harus memperkenalkan brand baru pada konsumen. Tetapi terbukti, nama baru ini lebih menjual dan dapat bersaing dengan merek-merek ternama," ungkap Vidia.

Vidia juga berpesan agar segera mendaftarkan nama brand ke badan HAKI untuk mendapatkan hak paten atas usaha Anda. "Produk saya sering kali ditiru atau mereka mengambil foto dari toko online saya untuk dipasarkan di toko online mereka. Dengan mematenkan produk saya, maka saya mendapat hak penuh atas usaha saya."


Ririn Shafitri


 

Tim Wanwir
Femina Indonesia
Share This :

Trending

Related Article